posmetrobatam.co.id | Kelompok suporter Manchester United, The 1958, mengumumkan rencana aksi protes besar-besaran menjelang laga perdana Liga Inggris musim 2025/2026 melawan Arsenal pada 17 Agustus 2025 di Stadion Old Trafford.
Melalui pernyataan yang dikutip dari ESPN pada Rabu (6/9/2025), The 1958 menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kepemilikan klub yang masih berada di tangan keluarga Glazer, serta mengecam peran Sir Jim Ratcliffe yang kini menguasai hampir 29% saham United.
“Musim baru, tetapi masalahnya tetap sama. Dua dekade di bawah kendali Glazer dan beban utang mereka sudah terlalu lama kami toleransi. Ini waktunya berkata cukup,” tegas juru bicara The 1958.
Kelompok ini menilai, Glazer telah menghancurkan jati diri klub dan Ratcliffe, yang awalnya dianggap harapan baru, justru dianggap memperkuat cengkeraman keluarga Glazer atas klub.
“Jim Ratcliffe memilih bersekutu dengan Glazer. Bagi kami, dia bukan solusi, justru bagian dari masalah. Ini bukan cuma soal kepemilikan, tetapi soal mempertahankan identitas, komunitas, dan nilai-nilai klub,” lanjut pernyataan mereka.
Protes akan diawali dengan long march menuju Old Trafford sebelum laga dimulai. The 1958 mengajak seluruh fans yang merasa diabaikan, dipinggirkan, atau dirugikan secara ekonomi oleh kebijakan manajemen klub untuk ikut ambil bagian.
Sebelumnya, Ratcliffe pernah menyatakan dalam wawancara dengan The Times bahwa ia bersedia mundur dari klub jika kritik yang diterimanya sebanding dengan tekanan yang dialami keluarga Glazer.
“Kalau serangan terhadap saya mencapai level yang sama seperti Glazer, saya mungkin akan mundur dan membiarkan orang lain melanjutkan,” ujar Ratcliffe saat itu.
Manchester United sendiri menutup musim lalu dengan hasil mengecewakan, finis di posisi ke-15, pencapaian terburuk sejak 1974, dan gagal mengamankan tiket ke kompetisi Eropa seusai kalah dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa.
Rencana unjuk rasa ini diprediksi menjadi salah satu aksi protes terbesar sejak Ratcliffe mulai mengambil alih operasional klub pada Februari 2024.





