Batam | Dalam upaya membentuk personel Polri yang berintegritas, berempati, dan humanis dalam melayani masyarakat, Kepolisian Sektor (Polsek) Belakang Padang kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara rutin, Kamis pagi, 29 Januari 2026.
Kegiatan Binrohtal ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, dan dilaksanakan di lingkungan Mako Polsek Belakang Padang. Untuk mengakomodasi keberagaman keyakinan personel, kegiatan keagamaan digelar di dua lokasi berbeda sesuai agama masing-masing.
Dalam keterangannya, AKP Asril menegaskan bahwa Binrohtal merupakan bagian penting dari program prioritas Polri dalam membangun karakter anggota yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara rutin sebagai pengingat bahwa di balik tugas kepolisian yang berat, terdapat tanggung jawab moral kepada Sang Pencipta. Kami ingin membentuk personel yang profesional, humanis, dan memiliki empati tinggi terhadap masyarakat,” ujar AKP Asril.
Pada pelaksanaannya, personel Polsek Belakang Padang yang beragama Islam melaksanakan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang berlangsung khidmat di Ruang SPKT. Sementara itu, personel beragama Nasrani melaksanakan ibadah syukur yang diisi dengan nyanyian puji-pujian serta penyampaian khutbah di Ruangan Reskrim.
Kegiatan Binrohtal ini turut dihadiri oleh Wakapolsek Belakang Padang Ipda Deny A.V, para Kanit, seluruh personel Polsek Belakang Padang, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Kehadiran tokoh agama dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan warga. Selain memperkuat nilai-nilai spiritual, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan emosional dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Melalui kegiatan Binrohtal yang berkelanjutan, Polsek Belakang Padang berkomitmen untuk terus mewujudkan sosok personel Polri yang beriman, berakhlak, dan humanis, guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya. (m. yusuf suhaili)





