Wakapolsek Belakang Padang Tegaskan Kewaspadaan Mako dan Larangan Tegas Narkoba serta PMI Ilegal di Apel Pagi Personel

Batam | Wakapolsek Belakang Padang, Denny Aryanto, menekankan pentingnya kewaspadaan internal mako serta larangan keras terhadap penyalahgunaan narkoba dan praktik Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dalam apel pagi rutin yang digelar di lapangan Mapolsek Belakang Padang, Kota Batam, Jumat (20/02/2026) pagi.

Apel yang diikuti seluruh personel dari berbagai fungsi tersebut menjadi momentum penguatan disiplin sekaligus penyampaian arahan strategis pimpinan Polri kepada jajaran di wilayah hukum Belakang Padang.

Dalam amanatnya, IPDA Denny Aryanto terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh anggota agar tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Perketat Keamanan Internal Mako

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pengawasan terhadap keamanan internal markas komando (mako). Personel piket diwajibkan rutin memeriksa instalasi listrik, pendingin ruangan (AC), serta perangkat komputer guna mengantisipasi potensi kebakaran maupun gangguan teknis lainnya.

“Kewaspadaan dimulai dari internal kita sendiri. Pastikan mako dalam kondisi aman setiap saat,” tegasnya.

Pelayanan Publik Tidak Boleh Kosong

Dalam aspek pelayanan masyarakat, Wakapolsek menegaskan bahwa ruang pelayanan tidak boleh dalam keadaan kosong. Ia mengingatkan agar tidak ada personel yang menolak laporan atau pengaduan masyarakat dalam kondisi apa pun.

“Jangan pernah menolak laporan masyarakat. Berikan pelayanan yang prima, cepat, dan responsif. Kepercayaan publik adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Larangan Keras Narkoba dan PMI Ilegal

IPDA Denny juga menyampaikan atensi khusus pimpinan terkait komitmen pemberantasan narkoba. Sejalan dengan arahan Kapolresta Barelang dan Kapolri, seluruh personel diingatkan untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun.

Sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) hingga proses pidana menanti anggota yang terbukti melanggar.

Selain itu, ia menegaskan larangan keras bagi personel untuk membekingi atau terlibat dalam praktik Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Penindakan terhadap PMI ilegal, lanjutnya, merupakan atensi langsung dari Presiden RI dan menjadi prioritas nasional yang harus didukung penuh oleh seluruh jajaran kepolisian.

Patroli Laut dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Mengingat kondisi geografis Belakang Padang yang didominasi wilayah perairan, Wakapolsek meminta personel lebih aktif melaksanakan patroli di daerah rawan kejahatan, termasuk mengantisipasi balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya.

Ia juga menginstruksikan agar anggota memberikan imbauan kepada masyarakat pengguna transportasi laut terkait cuaca ekstrem serta pentingnya penggunaan life jacket demi keselamatan.

Jaga Kebersihan dan Sarana Dinas

Menutup arahannya, IPDA Denny berpesan agar seluruh anggota menjaga kebersihan lingkungan kerja serta merawat sarana dan prasarana dinas, termasuk kendaraan roda dua, guna menunjang optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Apel pagi tersebut berlangsung khidmat dan kondusif, mencerminkan komitmen Polsek Belakang Padang dalam menjaga profesionalisme serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

 

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili
Editor : Redaksi
Sumber : Humas Polsek BLP






			

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *