posmetrobatam.co.id | Harga emas batangan di Pegadaian terpantau kompak melonjak tajam pada perdagangan Kamis (2/4) pagi. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian pukul 07.33 WIB, harga emas cetakan Antam kini resmi menembus angka psikologis Rp3.019.000 per gram.
Kenaikan ini cukup drastis jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (1/4) pagi yang berada di level Rp2.941.000 per gram. Tidak hanya Antam, emas cetakan UBS dan Galeri24 juga ikut meroket dibandingkan sehari sebelumnya.
Rincian Harga Emas di Pegadaian (Kamis, 2 April 2026):
- Emas Antam: Rp3.019.000 per gram (Naik Rp78.000)
- Emas UBS: Rp2.923.000 per gram (Naik Rp66.000)
- Emas Galeri24: Rp2.908.000 per gram (Naik Rp64.000)
Sebagai perbandingan, pada perdagangan kemarin, emas UBS berada di harga Rp2.857.000 dan Galeri24 di harga Rp2.844.000 per gram.
Ketersediaan Stok
Pegadaian menyediakan berbagai ukuran untuk para investor. Emas Galeri24 tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia hingga ukuran 500 gram, dan emas Antam di laman Sahabat Pegadaian ditampilkan untuk ukuran 0,5 hingga 100 gram.
Perlu dicatat bahwa harga emas di Pegadaian bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global.
Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.
Galeri24
0,5 gram: Rp1.526.000
1 gram: Rp2.908.000.
2 gram: Rp5.747.000
5 gram: Rp14.261.000
10 gram: Rp28.447.000
25 gram: Rp70.736.000
50 gram: Rp141.360.000
100 gram: Rp282.581.000
250 gram: Rp704.717.000
500 gram: Rp1.409.432.000
1.000 gram: Rp2.818.862.000
Antam
0,5 gram: Rp1.562.000
1 gram: Rp3.019.000
2 gram: Rp5.974.000
3 gram: Rp8.935.000
5 gram: Rp14.857.000
10 gram: Rp29.656.000
25 gram: Rp74.009.000
50 gram: Rp147.935.000
100 gram: Rp295.789.000
UBS
0,5 gram: Rp1.580.000
1 gram: Rp2.923.000
2 gram: Rp5.800.000
5 gram: Rp14.331.000
10 gram: Rp28.512.000
25 gram: Rp71.139.000
50 gram: Rp141.985.000
100 gram: Rp283.857.000
250 gram: Rp709.433.000
500 gram: Rp1.417.200.000
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan komoditas emas mengalami deflasi pada Maret 2026 setelah konsisten mencatatkan inflasi selama 30 bulan berturut-turut.
“Komoditas emas perhiasan mengalami deflasi. Selama 30 bulan berturut-turut mengalami inflasi, baru saat ini komoditas emas mengalami deflasi,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers Rilis BPS di Jakarta, Rabu.
Tingkat deflasi emas pada Maret 2026 tercatat sebesar 1,17 persen (month-to-month/mtm) dengan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,03 persen.
Pewarta : Elisya


