Emas Pegadaian Melonjak! Harga Antam Tembus Rp2,96 Juta per Gram

Emas

posmetrobatam.co.id | Harga emas hari ini di Pegadaian terpantau kembali menguat pada perdagangan Rabu (8/4) pagi. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian pukul 07.35 WIB, harga tiga jenama populer yakni Antam, UBS, dan Galeri24 kompak mengalami kenaikan dibandingkan harga pada Selasa kemarin.

Kenaikan tertinggi tercatat pada emas Antam yang kini dibanderol Rp2.964.000 per gram, naik Rp19.000 dari posisi sebelumnya di angka Rp2.945.000.

Berikut daftar harga emas per gram di Pegadaian hari ini:

  • Emas Antam: Rp2.964.000 (Naik Rp19.000)
  • Emas UBS: Rp2.879.000 (Naik Rp5.000)
  • Emas Galeri24: Rp2.865.000 (Naik Rp5.000)

Bagi investor yang ingin melakukan transaksi, Pegadaian menyediakan berbagai pilihan kuantitas:

  • Galeri24: Tersedia mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.
  • Emas UBS: Tersedia dalam kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
  • Emas Antam: Di kanal digital Sahabat Pegadaian, mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Penting untuk diingat bahwa harga emas di Pegadaian bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.

Galeri24

0,5 gram: Rp1.503.000
1 gram: Rp2.865.000.
‎2 gram: Rp5.662.000
‎5 gram: Rp14.049.000
‎10 gram: Rp28.023.000
‎25 gram: Rp69.680.000
‎50 gram: Rp139.251.000
‎100 gram: Rp278.363.000
‎250 gram: Rp694.198.000
‎500 gram: Rp1.388.396.000
‎1.000 gram: Rp2.776.790.000

Antam

0,5 gram: Rp1.534.000
‎1 gram: Rp2.964.000
‎2 gram: Rp5.866.000
3 gram: Rp8.773.000
‎5 gram: Rp14.586.000
10 gram: Rp29.115.000
‎25 gram: Rp72.657.000
‎50 gram: Rp145.231.000
‎100 gram: Rp290.381.000

UBS

0,5 gram: Rp1.556.000
‎1 gram: Rp2.879.000
‎2 gram: Rp5.713.000
‎5 gram: Rp14.117.000
10 gram: Rp28.085.000
‎25 gram: Rp70.077.000
‎50 gram: Rp139.866.000
‎100 gram: Rp279.620.000
250 gram: Rp698.844.000
‎500 gram: Rp1.396.048.000

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik optimistis instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas dapat diluncurkan pada kuartal II 2026, seiring dengan produknya saat ini yang sudah dalam proses penyiapan oleh para manajer investasi (MI).

“Harusnya kuartal kedua ini, kami juga menunggu dari teman-teman manajer investasi yang sekarang sedang berproses untuk meng-create produknya. Harusnya sih kita optimis kuartal kedua ini (ETF Emas) bisa terbit,” ujar Jeffrey ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan pihaknya tengah merampungkan persiapan peluncuran instrumen investasi ETF Emas.

Hasan menjelaskan, inovasi instrumen investasi ini merupakan bagian dari upaya pendalaman pasar modal Indonesia, sekaligus memperluas alternatif investasi bagi investor khususnya domestik.

Hingga saat ini, Ia mengungkapkan sedikitnya terdapat tiga calon penerbit ETF Emas yang telah menunjukkan minat, yang mana ketiganya tengah menyiapkan produk masing-masing secara paralel dengan mengacu pada pengaturan serta panduan yang telah ditetapkan regulator.

 

Pewarta : Elisya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *