Jelang Piala Dunia, Timnas Belanda Keok 0-1 dari Aljazair

posmetrobatam.co.id | Timnas Belanda menelan kekalahan 0-1 dari Timnas Aljazair dalam laga uji coba terakhir sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026.

Bertanding di Stadion De Kuip, Rotterdam, Kamis (4/6/2026), gol spektakuler pemain Feyenoord, Anis Hadj Moussa, pada pengujung babak kedua menjadi pembeda.

Kekalahan ini menjadi hasil yang mengecewakan bagi skuad asuhan Ronald Koeman yang sebenarnya tampil dominan pada awal pertandingan. Laga ini juga menandai debut Crysencio Summerville dan kiper Robin Roefs bersama tim nasional Belanda.

Koeman menurunkan Summerville sebagai starter, sementara Donyell Malen dipercaya menjadi ujung tombak. Mats Wieffer dimainkan sebagai bek kanan untuk menggantikan Denzel Dumfries yang menjalani hukuman larangan bermain.

Sementara itu, Memphis Depay memulai pertandingan dari bangku cadangan. Kubu Aljazair menurunkan Ramiz Zerrouki dan Riyad Mahrez sebagai starter, sementara Moussa awalnya hanya duduk di bangku cadangan.

Belanda langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tijjani Reijnders menjadi motor serangan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Malen sempat membentur tiang gawang, sedangkan Reijnders berhasil mencetak gol setelah menerima umpan Summerville.

Hanya saja, wasit menganulir gol tersebut karena offside. Pada 20 menit pertama, Ryan Gravenberch, Summerville, dan Cody Gakpo juga memperoleh peluang, tetapi belum mampu menembus pertahanan rapat Aljazair yang dikawal kiper Luca Zidane.

Aljazair sempat mengancam setelah kesalahan Jan Paul van Hecke. Namun, Micky van de Ven dengan sigap menggagalkan peluang lawan.

Menjelang turun minum, Gakpo mendapatkan kesempatan emas untuk membawa Belanda unggul. Sayangnya, tendangannya masih tepat mengarah ke pelukan Zidane membuat skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Koeman langsung melakukan lima pergantian pemain. Summerville, Virgil van Dijk, Bart Verbruggen, Gravenberch, dan Van de Ven ditarik keluar. Mereka digantikan Memphis Depay, Justin Kluivert, Jorrel Hato, Nathan Aké, dan debutan Robin Roefs.

Setelah turut melakukan pergantian pemain, Aljazair tampil lebih berbahaya dan menciptakan sejumlah peluang emas. Roefs beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Belanda tetap aman.

Belanda berusaha kembali menguasai permainan, ketika Malen memperoleh peluang bagus, tetapi gagal memaksimalkannya. Kluivert juga mencoba peruntungannya lewat tendangan jarak jauh, tetapi masih mampu ditepis Luca Zidane.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Hadj Moussa mencuri perhatian. Pada menit ke-84, pemain Feyenoord itu melewati Jorrel Hato dalam duel satu lawan satu sebelum melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau Roefs.

Gol indah tersebut membuat pendukung Aljazair yang hadir di De Kuip bersorak gembira sekaligus membungkam publik tuan rumah.

Merespons gol itu, Koeman kemudian memasukkan duet penyerang Brian Brobbey dan Wout Weghorst untuk menambah daya gedor. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, Belanda gagal menyamakan kedudukan dan harus menerima kekalahan 0-1.

Hasil ini menjadi catatan kurang ideal bagi Belanda yang akan terbang ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Sebelum memasuki fase grup, Oranje masih dijadwalkan menjalani laga uji coba di Amerika Serikat melawan Uzbekistan.

Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *