Batam | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca di Kota Batam pada Senin (24/8/2026) akan didominasi kondisi berawan sejak pagi hingga dini hari.
Kondisi berawan tersebut diperkirakan berlangsung pada pagi, siang, malam hingga dini hari. Suhu udara di Batam berada pada kisaran 26–33 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 8–18 kilometer per jam.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) juga diprakirakan didominasi cerah berawan hingga berawan. BMKG memperkirakan potensi pertumbuhan awan hujan relatif minim.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kelembapan udara lapisan atas yang relatif rendah serta kecepatan angin yang cukup kuat di sejumlah wilayah perairan Kepri. Faktor tersebut membuat pasokan uap air untuk pembentukan awan konvektif menjadi lebih terbatas.
Selain Batam, sejumlah wilayah Kepri juga diprakirakan mengalami kondisi berawan sepanjang hari. Kabupaten Anambas menjadi wilayah yang diprakirakan cerah berawan pada pagi hari sebelum berubah menjadi berawan pada siang hingga dini hari.
Berikut rincian prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Kepri pada Senin (24/8/2026):
| Wilayah | Pagi | Siang | Malam | Dini Hari | Suhu (°C) | Angin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kota Batam | Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 26–33 | Tenggara, 8–18 km/jam |
| Kota Tanjungpinang | Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 26–33 | Tenggara, 12–21 km/jam |
| Kab. Bintan | Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 25–33 | Tenggara, 5–19 km/jam |
| Kab. Karimun | Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 26–33 | Tenggara, 7–23 km/jam |
| Kab. Lingga | Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 26–33 | Timur, 14–24 km/jam |
| Kab. Natuna | Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 26–34 | Selatan, 14–17 km/jam |
| Kab. Anambas | Cerah Berawan | Berawan | Berawan | Berawan | 26–34 | Selatan, 18–23 km/jam |
Masyarakat di Batam dan wilayah Kepri lainnya tetap diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir maupun perairan.





