Batam | Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, mulai menyalurkan undangan kepada warga yang terdata sebagai penerima bantuan pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Bulog.
Pembagian undangan tersebut berlangsung sejak Selasa (8/9/2026) dan dijadwalkan berlanjut hingga Jumat (11/9/2026). Warga penerima diminta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan kelurahan agar proses pengambilan undangan berjalan tertib dan tepat sasaran.
Lurah Sungai Langkai, Alpizar, S.H., turut memberikan arahan kepada warga yang mendatangi kantor kelurahan pada Rabu (9/9/2026) pagi.
Alpizar menegaskan, data penerima bantuan tersebut merupakan data yang ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Bapanas. Karena itu, pihak kelurahan maupun pengurus RT dan RW tidak memiliki kewenangan untuk menambah ataupun mengurangi daftar penerima.
“Data penerima beras Bulog dari Badan Pangan Nasional ini murni data valid dari pusat. Tidak ada intervensi dari Pemerintah Kota Batam maupun pengurus RT dan RW di wilayah Kelurahan Sungai Langkai,” tegas Alpizar.
Sementara itu, penyaluran fisik bantuan beras kepada warga penerima dijadwalkan berlangsung mulai 14 September hingga 21 September 2026. Penyaluran tidak dilakukan pada hari Minggu.
Syarat Pengambilan Undangan
Untuk menjaga ketertiban serta memastikan bantuan diterima oleh warga yang sesuai dengan data Bapanas, kelurahan menetapkan sejumlah persyaratan bagi penerima.
Bagi warga yang mengambil undangan secara langsung, wajib membawa dan menunjukkan KTP asli.
Sedangkan apabila pengambilan undangan diwakilkan, perwakilan wajib membawa KTP asli penerima, KK asli, serta KTP asli perwakilan. Selain itu, nama perwakilan harus tercantum dalam KK penerima.
Alpizar mengimbau seluruh warga penerima untuk mengikuti ketentuan tersebut dan tidak memaksakan diri apabila dokumen persyaratan belum lengkap.
Ia berharap seluruh tahapan, mulai dari pembagian undangan hingga penyaluran beras, dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan tertib, aman dan terkendali. Jangan sampai ada kericuhan atau konflik, sehingga masyarakat merasa nyaman dalam menerima bantuan,” harapnya.
Editor : Aken Sumber : Rilis Kelurahan Sei Langkai





