Batam | Cuaca di Kota Batam pada Kamis (17/9/2026) diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga udara kabur. Sejumlah wilayah juga berpotensi diguyur hujan ringan, terutama pada siang hari.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, kondisi udara kabur berpeluang terjadi pada pagi hingga siang di sejumlah kecamatan. Sementara itu, cuaca pada malam hingga dini hari umumnya diprakirakan berawan.
Suhu udara di Kota Batam diprakirakan berada pada kisaran 27 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 4 hingga 13 kilometer per jam.
Prakiraan per wilayah menunjukkan kondisi cuaca yang cukup beragam. Belakang Padang diprakirakan mengalami udara kabur pada pagi hari, kemudian cerah hingga berawan pada periode berikutnya. Sementara Batu Ampar, Sekupang, Bulang, Sei Beduk, Sagulung, dan sejumlah wilayah lainnya cenderung berawan.
Potensi hujan ringan tercatat antara lain di Nongsa, Lubuk Baja, Bengkong, dan Batam Kota pada periode siang. Kondisi tersebut menunjukkan cuaca di sejumlah kawasan Batam dapat berubah meski secara umum masih didominasi awan.
Di sisi lain, BMKG juga memprakirakan cuaca di wilayah Kepulauan Riau pada Kamis (17/9) secara umum didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan intensitas ringan hingga sedang pada pagi dan siang hari di beberapa wilayah.
BMKG menyebut adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang dapat memicu penumpukan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan.
Masyarakat di Kepulauan Riau juga diimbau tetap waspada terhadap potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang serta berpengaruh terhadap kualitas udara dan kesehatan pernapasan.
Pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan perkembangan cuaca dan informasi resmi BMKG, terutama ketika kondisi udara kabur atau hujan mulai terjadi.
Reporter : Aken





