Kabut Asap Selimuti 12 Kecamatan di Batam, BMKG Peringatkan Potensi Gangguan Jarak Pandang

Batam | Udara kabur menyelimuti hampir seluruh wilayah Kota Batam, mulai dari pagi hingga dini hari. Sebanyak 12 kecamatan terdampak, mulai dari Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Galang, Bengkong, Batam Kota, Sagulung, hingga Batu Aji.

Kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menyebabkan udara kabur di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Batam hingga Natuna, pada Jumat (9/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam laporan yang dikutip pada Jumat, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sebaran asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang serta berdampak terhadap kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Meski udara kabur menyelimuti sejumlah wilayah, kondisi cuaca di Kepri secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Suhu udara diperkirakan berkisar 24–32 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari barat daya berkecepatan 1–8 kilometer per jam.

BMKG juga menyebutkan bahwa kondisi kelembapan atmosfer yang rendah kurang mendukung pertumbuhan awan hujan secara masif. Kendati demikian, hujan lokal dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak kabut asap. Selain mengurangi jarak pandang, paparan asap dapat mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi kegiatan di luar rumah apabila udara semakin pekat. Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama jika jarak pandang mulai terbatas.

Kabut asap yang menyelimuti Batam dan sejumlah wilayah Kepri menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap kualitas udara tetap diperlukan, meskipun kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

 

 

Reporter : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *