Batam Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Petir dan Asap Karhutla

Cuaca

Batam | Cuaca di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Selasa (27/10/2026) diprakirakan berawan dengan potensi hujan pada siang hingga dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, kondisi cuaca di Batam dipengaruhi konvergensi massa udara di sekitar wilayah Kepri serta tingginya kelembapan atmosfer. Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan.

Bacaan Lainnya

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari hingga dini hari. Hujan yang disertai petir dan angin kencang berpotensi mengganggu perjalanan serta aktivitas masyarakat.

Dalam rilis prakiraan cuaca Selasa (27/10), BMKG secara khusus memasukkan Kota Batam sebagai salah satu wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.

Asap Karhutla Juga Perlu Diwaspadai

Selain potensi hujan lebat, BMKG mengingatkan ancaman asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam.

Asap karhutla berpotensi mengurangi jarak pandang dan mengganggu kesehatan, khususnya pernapasan. Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi lingkungan serta membatasi paparan asap apabila kualitas udara memburuk.

Suhu Batam 25–31 Derajat Celsius

Dalam periode prakiraan Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB, suhu udara di Kota Batam diperkirakan berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius.

Angin diprakirakan bertiup dari arah utara dengan kecepatan 1–6 kilometer per jam.

Adapun rincian prakiraan cuaca Batam berdasarkan waktu adalah sebagai berikut:

  • Pagi: Udara kabur.
  • Siang: Hujan.
  • Malam: Udara kabur.
  • Dini hari: Hujan.

BMKG mengimbau masyarakat Batam untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi, terutama ketika beraktivitas di tengah potensi hujan lebat, petir, angin kencang, maupun kondisi udara berkabut dan berasap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *