Celoteh Ongah Kantan ! Semangat Pemuda  Harus Hidup Setiap Hari, Bukan Setahun Sekali

posmetrobatam.co.id | Pagi ini, 28 Oktober 2025, halaman kantor pemerintahan di Batam dipenuhi semangat merah putih. Lagu Indonesia Raya bergema, bendera naik perlahan ke puncak tiang, dan para pemuda berdiri tegap dalam barisan.

Namun di balik gegap gempita peringatan Hari Sumpah Pemuda, terselip pertanyaan sederhana tapi penting, apakah semangat itu masih hidup setelah upacara selesai?

Pertanyaan ini datang dari Ongah Kantan, sosok yang dikenal sebagai warga negara indonesia cinta damai yang lugas, lucu, tapi selalu punya cara hangat menyentuh hati.

“Anak muda sekarang hebat kalau urusan upacara. Tegap berdiri, suara lantang. Tapi setelah itu, tegapnya hilang, semangatnya ikut duduk,” ujar Ongah sambil tersenyum di warung kopi langganannya.

Ia menegaskan, Sumpah Pemuda bukan hanya peringatan seremonial, tapi cermin semangat untuk terus berbuat nyata.

“Kalau semangat cuma muncul 28 Oktober, itu bukan Sumpah Pemuda, itu sumpah tahunan,” candanya, disambut tawa pengunjung warung.

Menurut Ongah, anak muda punya potensi besar. Kota ini hidup dari kerja keras, dari peluh nelayan sampai semangat pekerja industri. Tapi sayang, tak semua pemuda ikut berkontribusi nyata.

“Jangan cuma bangga pakai batik dan bendera di status media sosial. Bangga itu bagus, tapi perlu aksi, bukan hanya pose,” katanya dengan nada lembut tapi menusuk.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga akar budaya di tengah kemajuan zaman.

“Maju boleh, tapi jangan hilang Melayu. Karena kalau batangnya putus, daun pun tak tahu ke mana tumbuh,” ucapnya pelan, sambil menyeruput kopi hitamnya.

Ongah Kantan lalu menutup perbincangan dengan pantun, seperti kebiasaannya sejak dulu.

“Kalau tak pandai menanam padi, jangan salahkan sawah yang kering.
Kalau pemuda lupa diri, jangan heran negeri pun kering.”

Baginya, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya untuk dikenang, tapi dijalankan dalam kerja, kejujuran, dan cinta pada tanah kelahiran.

“Bangkitlah, anak muda. Jangan tunggu momen. Jadikan setiap hari adalah Sumpah Pemuda,” ujarnya menatap laut, seolah berbicara pada generasi penerusnya.

Hidup Pemuda. Hidup Indonesia.
Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *