Kuantan Singingi | Aksi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Kuantan Singingi yang berhasil menangkap sejumlah orang pekerja PETI sepertinya tidak menciutkan para pelaku lainnya untuk tetap beroperasi.
Kehadiran Kapolres Kuansing yang baru, kini menjadi momok menakutkan bagi para pelaku ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi. Bagaimana tidak belum genap satu bulan menjabat sebagai Kapolres Kuansing AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H. menunjukkan komitmennya dalam hal pemberantasan PETI di Kuansing.
Tercatat dalam waktu yang berdekatan Polres Kuansing telah mengamankan tiga orang pekerja PETI, belakangan viral pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir pada Kamis (23/01/2025).
Namun Tidak dengan Pemodal PETI asal F10 ini, Kerap disapa ‘Jk’ dirinya beroperasi tanpa ada rasa takut, seolah-olah ‘kebal akan hukum’. Pantauan awak media, satu unit rakit miliknya seperti luput dari pantauan APH setempat.
Saat dikonfirmasi Andi yang diketahui sebagai pengurus menyebutkan Rakit tersebut merupakan milik abangnya yang bernama Jk.
“Bukan punya saya bang, saya cuma pekerja, itu punya abang saya Jk,” sebutnya.
Saat ditanya sudah berapa lama dirinya bersama abang nya beroperasi dilokasi tersebut, pihaknya enggan menjawab.
Hingga berita ini diterbitkan awak media masih melakukan upayah konfimasi kepada Polsek Singingi dan Polres Kuansing.








