Waspada! Loker Dapur MBG Beredar di Media Sosial, SPPG Belakang Padang Tegaskan Hoaxs

SPPG Kecamatan Belakang Padang

Belakang Padang | Masyarakat Kota Batam Khususnya Kecamatan Belakang Padang diminta untuk lebih waspada terhadap beredarnya informasi lowongan kerja (loker) yang mengatasnamakan dapur MBG dengan sejumlah posisi, seperti sopir dan kernet, tukang masak, hingga petugas cuci piring. Informasi lowongan tersebut diketahui banyak beredar melalui media sosial Facebook dan dinilai berpotensi menyesatkan warga.

Kepala SPPG Kecamatan Belakang Padang, Mahmud Prakoso, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembukaan lowongan kerja resmi terkait dapur MBG di Kota Batam khususnya wilayah Kecamatan Belakang Padang. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi pada Selasa (27/1) malam.

“Kami mengimbau masyarakat agar waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial, khususnya Facebook atau akun medsos lainnya. Untuk saat ini, belum ada lowongan kerja yang dibuka oleh dapur MBG,” ujar Mahmud Prakoso.

Ia juga menjelaskan, klarifikasi tersebut disampaikan setelah adanya salah satu warga Belakang Padang yang datang langsung ke dapur MBG untuk menanyakan kebenaran informasi lowongan kerja yang beredar luas di media sosial. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan informasi tersebut tidak berasal dari pihak resmi.

Mahmud Prakoso berpesan kepada masyarakat agar selalu memverifikasi setiap informasi lowongan kerja melalui sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, serta tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan yang belum pasti kebenarannya.

“Jika ada informasi yang meragukan, sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait. Jangan mudah percaya, apalagi jika diminta menyerahkan data pribadi atau dimintai sejumlah biaya,” tegasnya.

Pihak SPPG Kecamatan Belakang Padang juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan apabila menemukan kembali informasi lowongan kerja serupa yang tidak jelas asal-usulnya, demi mencegah terjadinya penipuan dan kerugian di tengah masyarakat. (m. yusuf suhaili)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *