Tanjung Pinang | Sebanyak 214 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dinyatakan bersih dari narkoba usai menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (22/9).
Kepala Kesbangpol Kepri, Muhammad Ikhsan, mengungkapkan jumlah pejabat yang hadir sesuai absen mencapai 225 orang. Namun, hanya 214 yang menyerahkan sampel urine.
“Sesuai hasil dari BNN, seluruhnya negatif narkoba,” tegas Ikhsan, Rabu (24/9) malam.
Dari total target 508 pejabat eselon II, III, dan IV, tercatat 283 pejabat absen. Alasannya beragam, mulai dari sakit hingga tugas dinas luar kota.
“Jadi, bukan semata-mata menghindar. Bisa jadi surat pemberitahuan tes urine belum sampai ke mereka,” jelas Ikhsan.
Meski demikian, tes urine ini dipastikan tidak berhenti sampai di sini. Pemprov Kepri bersama BNN akan menggelar pemeriksaan tahap berikutnya, khusus menyasar pejabat yang belum sempat dites.
“Ini bentuk komitmen kami untuk menciptakan birokrasi yang bersih dari narkoba,” tambah Ikhsan.
Sementara itu, Koordinator P2M BNN Kepri, Lisa Mardiyanti, menegaskan pihaknya juga melaporkan nama-nama pejabat yang absen ke Bidang Kepegawaian Pemprov Kepri.
“Itu akan menjadi bahan evaluasi,” ujarnya.
Tes urine massal ini menjadi pesan kuat dari Pemprov Kepri: perang melawan narkoba dimulai dari lingkaran birokrasi.





