Belakang Padang | Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Belakang Padang. Usai bencana angin puting beliung melanda sejumlah rumah di Pulau Gare, Pulau Bertam, dan Pulau Lingke, Camat Belakang Padang Abdul Hanafi, SE langsung menginstruksikan jajaran untuk turun ke lapangan meninjau kondisi warga dan menyalurkan bantuan.

Mewakili Camat Belakang Padang, Sekretaris Camat (Sekcam) Mexson Dody, S.STP bersama tim kelurahan dan perangkat wilayah mendatangi rumah-rumah warga yang terdampak. Dengan berjalan di atas pelantar-pelantar, Sekcam tampak berbincang hangat dengan warga lanjut usia yang rumahnya rusak akibat terpaan angin kencang.
“Kami sudah salurkan bantuan sagu hati — memang tidak banyak, tapi semoga bisa sedikit meringankan beban warga kita di Pulau Gare, Pulau Bertam, dan Pulau Lingke,” ujar Mexson Dody, Selasa (14/10)
Bantuan tersebut berasal dari inisiatif Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE, sebagai bentuk perhatian dan empati kepada masyarakat yang terkena musibah. Menurut Mexson, kehadiran pemerintah bukan hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral agar warga tetap tabah dan semangat menata kembali kehidupan pascabencana.
“Pak Camat berpesan agar warga jangan berkecil hati. Pemerintah Kecamatan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu perbaikan rumah-rumah yang rusak,” tambahnya.
Kehadiran rombongan Pemerintah Kecamatan disambut haru oleh warga. “Terima kasih sudah datang menjenguk kami. Walau sedikit, kami sangat bersyukur karena masih ada yang peduli,” tutur Salah seorang ibu lansia yang rumahnya rusak berat.
Bencana angin puting beliung yang terjadi pada Selasa pagi (14/10) sempat membuat warga pesisir panik. Sejumlah rumah dilaporkan roboh dan belasan lainnya mengalami rusak ringan hingga sedang. Namun berkat gotong royong masyarakat, sebagian besar puing dan reruntuhan sudah mulai dibersihkan.
Sekcam Mexson Dody berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga. “Kita orang pulau dikenal kuat dan saling bantu. Dengan semangat itu, inha Allah kita bisa pulih bersama,” ujarnya optimistis.
Peninjauan dan penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kecamatan Belakang Padang tidak tinggal diam, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat membawa pesan kemanusiaan dan kepedulian dari pulau ke pulau.
Berdasarkan data yang diterima redaksi, berikut beberapa warga yang terdampak di antaranya:
▪︎ Fransiskus Alan, Mariati, Domingkus Ladang, Lela, Kandar Bin Bujang, Sahman Bin Nen, dan Suri mengalami kerusakan berat.
▪︎ Tedlus Titi, Taher, dan Momel Bin Bujang mengalami kerusakan sedang.
▪︎ Serik, Ahu, Daniel Sran, Markus Jantan, Nuar Bin Jamaludin, dan Sadam Husen mengalami kerusakan ringan.
Dari dokumentasi yang dilampirkan dalam laporan resmi, sejumlah atap rumah warga tampak beterbangan, sebagian dinding rumah roboh, dan perabotan rumah tangga rusak berat akibat hempasan angin.





