Batam | Komitmen menjaga kualitas dan keamanan program sosial terus ditunjukkan jajaran Polresta Barelang. Melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), pengawasan ketat dilakukan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri yang berlangsung di Dapur SPPG Polresta Barelang, berlokasi di Ruko Winner Junction Blok A2 No.2, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Selasa (7/4/2026).
Pengawasan ini dipimpin langsung oleh dua personel Sipropam, Aipda Irwan P.N., S.H dan Briptu Harmi Riyu. Keduanya melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari proses penyediaan bahan, pengolahan makanan, hingga tahap pendistribusian. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Tak sekadar formalitas, peran Propam dalam kegiatan ini menjadi garda terdepan dalam menjamin akuntabilitas dan kualitas program. Setiap detail diperiksa dengan cermat, mulai dari kebersihan dapur, kelayakan bahan makanan, hingga sistem distribusi kepada para penerima manfaat.
Diketahui, proses pendistribusian makanan dipimpin oleh Benny Faisal selaku Ketua Pendistribusian. Sementara operasional dapur SPPG berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional dengan dukungan 47 tenaga kerja yang berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.
Program MBG ini menyasar 3.281 pelajar di wilayah hukum Polresta Barelang, terdiri dari 2.827 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 454 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kehadiran program ini menjadi bagian penting dari upaya Polri dalam mendukung pemenuhan gizi generasi muda di Kota Batam.
Menu yang disajikan pun memenuhi unsur gizi seimbang, terdiri dari nasi, ayam goreng, tahu kecap, tumis kol dan wortel, serta buah pisang. Dari hasil pengecekan Propam, seluruh makanan dinyatakan dalam kondisi layak konsumsi tidak mengalami perubahan warna, tidak berbau, dan bebas dari kontaminasi seperti jamur, serangga, maupun kotoran.
Selain itu, aspek higienitas juga menjadi perhatian serius. Seluruh makanan dikemas dalam wadah tertutup berbahan food grade, dengan peralatan makan yang bersih dan aman. Area penyajian pun dipastikan steril dari potensi pencemaran, sehingga kualitas makanan tetap terjaga hingga sampai ke tangan para pelajar.
Yang tak kalah penting, hasil uji keamanan pangan (food safety test) menunjukkan hasil menggembirakan. Makanan yang disajikan dinyatakan bebas dari zat berbahaya seperti arsenik, cyanide, nitrit, dan formalin. Hal ini menegaskan bahwa standar keamanan pangan telah dipenuhi secara optimal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Propam dalam pengawasan ini bukan hanya sebagai fungsi kontrol internal, tetapi juga bentuk nyata komitmen Polri dalam memastikan setiap program yang menyentuh masyarakat berjalan dengan kualitas terbaik.
Dengan pengawasan berlapis seperti ini, Program Makan Bergizi Gratis di Batam diharapkan terus memberikan manfaat maksimal, sekaligus menjadi contoh pelaksanaan program sosial yang transparan, aman, dan terpercaya.
Pewarta : Eko





