Warga Hendak Mancing, Malah Temukan Kerangka Manusia di Sei Ladi Batam

Batam | Penemuan bagian-bagian kerangka manusia di kawasan Sei Ladi, Batam, Sabtu (22/8/2026), menggegerkan warga sekitar. Tengkorak dan sejumlah tulang yang diduga bagian tangan serta kaki ditemukan dalam kondisi terpisah di lokasi yang berjarak sekitar satu hingga dua meter.

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan warga yang hendak pergi memancing. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari jalan utama, diperkirakan sekitar 10 meter dari akses jalan.

Bacaan Lainnya

Di sekitar lokasi, warga juga menemukan pakaian yang masih berserakan. Bagian tubuh yang ditemukan telah tinggal tulang dan tidak terlihat adanya jaringan daging.

Arie Handoko, warga sekitar yang juga anggota Komunitas Andalan Driver Online, mengatakan informasi mengenai penemuan tersebut pertama kali diterimanya dari sang adik. Saat itu, adiknya bersama sejumlah rekannya hendak menuju lokasi untuk memancing.

Namun, perjalanan mereka terhenti setelah menemukan sesuatu yang diduga sebagai kerangka manusia.

“Awalnya mereka mau pergi mancing. Tidak lama setelah turun dari jalan, kira-kira 10 meter dari jalan besar, mereka menemukan kerangka itu,” kata Arie.

Menurut Arie, kerangka tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi itu kemudian baru diterimanya sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah mendapat informasi tersebut, Arie menyarankan agar temuan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Saat melihat lokasi, Arie menyebut bagian tengkorak ditemukan terpisah dari bagian tulang lainnya. Jarak antara satu bagian dengan bagian lainnya diperkirakan sekitar satu hingga dua meter.

“Yang jelas ada kepala atau tengkorak. Ada juga yang diduga bagian tangan. Masih ada yang tertutup pakaian,” ujarnya.

Meski demikian, Arie mengaku belum mengetahui identitas maupun jenis kelamin dari kerangka tersebut. Penyebab dan waktu kematian juga belum dapat dipastikan.

Dugaan warga bahwa kerangka tersebut merupakan jasad seseorang yang telah lama berada di lokasi masih sebatas perkiraan dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari kepolisian.

Setelah menerima laporan, personel kepolisian mendatangi lokasi penemuan dan memasang garis polisi di sekitar area kerangka.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Gihon Sahatma Togu Lumban Raja mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.

Namun, berdasarkan koordinat lokasi, tempat penemuan kerangka tersebut berada dalam wilayah hukum Polsek Batam Kota.

“Kami sudah koordinasi dengan Polsek Batam Kota karena masuk wilayah Batam Kota,” kata Gihon.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut. Kerangka tersebut juga belum dievakuasi saat informasi awal diterima.

Kepolisian belum memberikan keterangan mengenai identitas korban, jenis kelamin, perkiraan waktu kematian maupun penyebab kematian.

Informasi lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan dan penanganan dari kepolisian yang berwenang di wilayah lokasi kejadian. Perkembangan terkait identitas dan penyebab kematian akan disampaikan setelah terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian.

 

 

Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *