Batam | Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan aksi perkelahian antara seorang sekuriti dan seorang warga beredar luas di media sosial Batam.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang mengenakan seragam sekuriti berwarna biru terlihat terlibat adu fisik dengan pria lainnya yang mengenakan kaus hitam.
Berdasarkan informasi yang beredar bersama video, peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Kompleks Macadam, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (11/9/2026).
Dalam video, perselisihan kedua pria tersebut diduga bermula dari adu mulut di pinggir jalan. Situasi kemudian memanas hingga keduanya terlibat kontak fisik dan saling pukul.
Aksi tersebut berlangsung di hadapan sejumlah warga. Bahkan, terlihat seorang anak kecil berada tidak jauh dari lokasi ketika keributan terjadi.
Beberapa warga juga tampak mengabadikan kejadian tersebut menggunakan telepon seluler.
Perkelahian kemudian bergeser ke arah area drainase. Kedua pria tersebut terlihat terjatuh hingga masuk ke dalam saluran air.
Meski sudah berada di dalam drainase, kontak fisik keduanya disebut masih berlanjut. Dalam rekaman terdengar suara seorang pria yang berupaya menghentikan perkelahian tersebut.
Suara tangisan anak kecil juga terdengar dalam video yang beredar.
Namun, hingga kini belum dapat dipastikan kapan tepatnya peristiwa tersebut terjadi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang menyertai video tersebut.
Kanitreskrim Polsek Batu Ampar, Iptu Eko Kurniawan, mengatakan pihaknya masih mendalami video tersebut, termasuk memastikan apakah kejadian itu merupakan peristiwa baru atau rekaman lama yang kembali beredar.
“Kita masih lidik video itu, apakah video lama atau video baru. Karena sampai saat ini belum ada laporan ke Polsek Batu Ampar,” kata Eko, Minggu (13/9/2026).
Menurutnya, polisi juga telah melakukan pengecekan ke lokasi yang disebut dalam informasi video. Namun, pihaknya belum menemukan informasi terkait peristiwa tersebut.
“Kita sudah cek ke lokasi, tidak ada informasi tersebut,” ujarnya.
Polsek Batu Ampar mengimbau pihak yang merasa menjadi korban dalam peristiwa tersebut agar segera membuat laporan kepada kepolisian.
Hingga Minggu (13/9/2026), polisi masih menelusuri informasi yang beredar untuk memastikan waktu, lokasi, serta kronologi sebenarnya dari video perkelahian tersebut.
Dengan demikian, informasi mengenai kejadian itu masih bersifat dugaan dan belum dapat dipastikan sebagai peristiwa yang terjadi pada Jumat (11/9/2026).
Editor : Aken





