Batam | Cuaca Kota Batam diprakirakan relatif bersahabat sepanjang Selasa (15/9/2026) hingga Rabu (16/9/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan.
Dalam periode prakiraan mulai Selasa pukul 07.00 WIB hingga Rabu pukul 07.00 WIB, tidak terdapat potensi hujan yang diprakirakan terjadi di wilayah Batam.
Pada Selasa pagi pukul 07.00 WIB, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu 28 derajat Celsius dan kelembapan 81 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 12 kilometer per jam.
Memasuki pukul 10.00 WIB, awan diprakirakan semakin tebal. Suhu udara meningkat menjadi 31 derajat Celsius dengan kelembapan 66 persen. Angin masih bertiup dari tenggara dengan kecepatan 14 kilometer per jam.
Kondisi kemudian diprakirakan berubah menjadi cerah berawan pada pukul 13.00 WIB. Suhu udara mencapai 32 derajat Celsius, sementara kelembapan turun menjadi 60 persen. Angin tenggara bertiup dengan kecepatan 15 kilometer per jam. Curah hujan diprakirakan nol milimeter.
Cuaca cerah berawan berlanjut hingga sore. Pada pukul 16.00 WIB, suhu diprakirakan berada di angka 30 derajat Celsius dengan kelembapan 63 persen. Kecepatan angin meningkat menjadi 17 kilometer per jam dari arah tenggara.
Memasuki malam hari, kondisi cuaca relatif stabil. Pada pukul 19.00 WIB, Batam diprakirakan cerah berawan dengan suhu 28 derajat Celsius dan kelembapan 75 persen. Kondisi serupa diprakirakan bertahan hingga pukul 22.00 WIB, dengan suhu 28 derajat Celsius dan kelembapan 79 persen.
Beranjak ke Rabu dini hari, pukul 01.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah dengan suhu 27 derajat Celsius dan kelembapan 83 persen. Pada pukul 04.00 WIB, kondisi berubah menjadi cerah berawan dengan suhu 26 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 87 persen.
Hingga Rabu pukul 07.00 WIB, cuaca Batam diprakirakan tetap cerah berawan. Suhu berada di kisaran 27 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 11 kilometer per jam.
Waspada Asap Karhutla
Di tengah kondisi cuaca yang relatif cerah, BMKG mengingatkan masyarakat di Kepulauan Riau untuk tetap mewaspadai sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebaran asap berpotensi memengaruhi kualitas udara serta jarak pandang di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut perlu diantisipasi, terutama oleh masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan.
BMKG mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan mencukupi kebutuhan air minum guna mencegah dehidrasi.
Apabila mengalami gangguan pernapasan, masyarakat diimbau segera mendapatkan pertolongan medis. Pemeriksaan kesehatan juga perlu dilakukan secara rutin, terutama bagi mereka yang merasakan dampak dari kualitas udara yang menurun.
Sementara bagi pengguna jalan, kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila asap menyebabkan jarak pandang terbatas. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan dan menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi di lapangan.
Reporter : Aken





