Udara Kabur Selimuti Batam Seharian, BMKG Ingatkan Bahaya Asap Karhutla

Batam | Udara kabur menyelimuti hampir seluruh wilayah Kota Batam pada Kamis (8/10/2026), mulai pagi hingga malam hari. Kondisi tersebut diperkirakan berkaitan dengan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di wilayah Kepulauan Riau.

Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi udara kabur terjadi di hampir seluruh kecamatan di Batam. Wilayah tersebut meliputi Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Galang, Bengkong, Batam Kota, Sagulung, hingga Batu Aji.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kecamatan Nongsa menjadi salah satu wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hari. Namun, secara umum kondisi udara di sejumlah wilayah Batam tetap diprakirakan kabur sepanjang hari.

Suhu udara Batam berada pada kisaran 26 hingga 32 derajat Celsius. Angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan sekitar 1 hingga 18 kilometer per jam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut mengingatkan masyarakat mengenai potensi sebaran asap Karhutla di wilayah Kepri.

“Waspada potensi sebaran asap Karhutla di seluruh wilayah Kepulauan Riau yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan,” demikian peringatan BMKG, Kamis.

Secara umum, cuaca di Provinsi Kepulauan Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Rendahnya kelembapan udara di atmosfer membuat pertumbuhan awan hujan kurang maksimal.

Meski demikian, hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pada siang hari, termasuk Kota Batam dan Kabupaten Natuna.

Suhu udara di wilayah Kepri secara umum berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius. Angin didominasi dari arah Selatan hingga Barat Daya dan Barat dengan kecepatan 1 hingga 19 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap dampak paparan asap Karhutla. Masyarakat, terutama yang memiliki gangguan pernapasan, disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Aktivitas di area terbuka juga sebaiknya dikurangi apabila kondisi udara memburuk atau jarak pandang mulai terganggu akibat kabut asap.

 

 

Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *