Batam | Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan Batam International Sea Eagle Boat Race 2026, Polsek Belakang Padang menghadiri rapat koordinasi persiapan yang dilaksanakan pada Senin, 2 November 2026, sekira pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Gedung Lembaga Adat Melayu Kota Batam.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Bapak Drs. Ardhy Winata, serta dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Basarnas, pemerintah kecamatan, instansi terkait, dan sejumlah pihak pendukung lainnya.
Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian, S.H., M.H., selaku penanggung jawab wilayah, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kelancaran penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional tersebut.
Dalam sambutannya, Kadisbudpar Kota Batam menyampaikan bahwa kegiatan Batam International Sea Eagle Boat Race 2026 akan diikuti peserta internasional dari Malaysia, yakni Terengganu dan Johor, serta peserta dari sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Jambi, Siak Indrapura, Tanjungpinang, dan Lingga. Seluruh peserta perlombaan juga akan mendapatkan perlindungan asuransi.
Pada kesempatan tersebut, Kadisbudpar mengajak seluruh instansi dan pihak terkait untuk memberikan masukan serta memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal, termasuk penataan bazar UMKM agar terlihat seragam, tertib, bersih, dan menarik.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut dengan meningkatkan pengamanan, baik secara terbuka maupun tertutup, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.
Sejumlah instansi juga menyampaikan kesiapan dukungan, di antaranya Ditpolairud Polda Kepri yang akan menyiagakan dua unit kapal patroli, Basarnas yang akan menyiapkan dua unit boat untuk mendukung keselamatan di laut, serta pihak PLN yang siap mendukung kebutuhan kelistrikan dengan menyarankan adanya genset tambahan sebagai cadangan.
Selain itu, unsur TNI AL, Imigrasi, Dinas Perhubungan, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait lainnya turut menyampaikan kesiapan dan langkah-langkah teknis sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Kadisbudpar Kota Batam juga menegaskan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan peserta, keamanan pengunjung, pengaturan arus lalu lintas, serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Melalui koordinasi lintas instansi ini, diharapkan seluruh persiapan Batam International Sea Eagle Boat Race 2026 dapat terlaksana secara maksimal, sehingga kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses.
Selain menjadi ajang olahraga dan promosi pariwisata, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Belakang Padang, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan pendapatan pelaku UMKM setempat.
Polsek Belakang Padang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta, panitia, serta masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan.
M. Yusuf Suhaili





