Istri Korban Pembunuhan di Dinas Cipta Karya Batam Buka Suara, Korban Tidak Pernah Membuli Pelaku

Foto Hafiz Rinanda bersama istrinya, Nelma Yanti, dalam unggahan Instagram @Ininelma_ynt

Batam | Istri dari mendiang Hafiz Rinanda (29), korban yang tewas dalam kasus dugaan pembunuhan honorer di lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam akhirnya buka suara.

Bacaan Lainnya

Ia adalah Nelma Yanti, melalui Instagram pribadinya @ininelma_ynt, ia mengungkapkan rasa tidak terima atas berbagai narasi yang menyebar di media sosial, yang dinilai menyudutkan suaminya.

Dalam unggahan pertamanya, ia menegaskan bahwa suaminya tidak pernah memiliki masalah dengan Faras Kausar (pelaku).

“Saya ingin mengklarifikasi sedikit dari pihak korban. Korban tidak pernah membuli atau pun memaki pelaku selama 4 tahun ini sebagaimana berita yang beredar,” tulis Istri korban dalam Instagram story yang telah diunggah 19 jam yang lalu, Rabu (16/4/2025)

Ia melanjutkan bahwa tidak pernah ada cekcok sebelumnya antara korban dan pelaku.

“Faktanya, pelaku dan korban masih family. Tidak ada cekcok yang terjadi sebelumnya,” tambahnya.

Ibu satu anak ini menyebut bahwa sebelum insiden itu terjadi mereka masih bertegur sapa dan saling memaafkan.

“Senin siang itu, korban memanggil pelaku untuk mengucapkan mohon maaf lahir dan batinn,” tulisnya.

Ia pun meminta publik agar tidak mudah percaya dengan narasi yang kini beredar luas.

Menurutnya, berita yang menyudutkan suaminya adalah bentuk pembelaan diri pelaku yang terjadi hanya beberapa menit setelah kejadian.

“Berita yang muncul di medsos itu adalah pembelaan diri dari pelaku saat beberapa menit setelah kejadian terjadi,” lanjutnya dalam unggahan lain.

Dirinya memohon kepada warganet dan media untuk berhenti menyebarkan informasi yang tidak benar.

Ia merasa suaminya telah menjadi korban pembunuhan sekaligus fitnah yang mencemarkan nama baiknya.

“Mohon sekali tolong bantu saya untuk menstopkan berita yang tidak benar itu. Karena saya tidak terima suami saya dibunuh dan difitnah,” tulisnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi lengkap kasus ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *