posmetrobatam.co.id | Raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, resmi mencapai kesepakatan dengan FC Dallas untuk transfer permanen penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Kiper berusia 27 tahun tersebut telah menandatangani kontrak jangka panjang yang berlaku hingga 30 Juni 2029. Ajax dikabarkan mengeluarkan biaya transfer sebesar satu juta euro (sekitar Rp 19,8 miliar) untuk mengamankan jasa mantan kiper NEC Nijmegen dan FC Utrecht ini.
Sebelumnya, Paes masih terikat kontrak dengan klub Major League Soccer (MLS) tersebut hingga akhir tahun kalender ini. Namun, ketertarikan serius dari Ajax membuat proses perpindahan dipercepat.
Maarten Paes lahir di Nijmegen pada 14 Mei 1998. Meski memegang paspor Indonesia dan menjadi pilar utama Timnas Indonesia sejak debutnya pada 2024, Paes memiliki rekam jejak yang kuat di sepak bola Belanda. Sebelum hijrah ke Amerika Serikat pada musim panas 2022, ia tercatat pernah membela NEC Nijmegen dan FC Utrecht.
Alasan Ajax Memilih Maarten Paes Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai respons cepat setelah munculnya ketertarikan klub lain terhadap kiper veteran mereka, Remko Pasveer. Beuker mengaku telah memantau perkembangan Paes sejak lama.
“Setelah kami mendapat informasi tentang ketertarikan konkret pada Remko Pasveer, kami langsung bertindak. Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan senang bahwa kami sekarang berhasil membawanya ke Ajax,” ujar Marijn Beuker, Senin (2/2/2026).
Beuker menambahkan bahwa profil Paes sangat sesuai dengan filosofi penjaga gawang yang dibutuhkan Ajax saat ini. Paes dinilai memiliki kematangan dan mentalitas yang luar biasa untuk bersaing di level tertinggi.
“Fokusnya adalah pada seorang penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan, dan Maarten lebih dari memenuhi kriteria ini. Dia juga seorang yang sangat rajin berlatih, pemain tim dengan mentalitas olahraga tingkat tinggi yang sangat cocok dengan tipe penjaga gawang yang kami cari,” jelasnya.
Kedatangan Paes diharapkan mampu menjadi pilar kekuatan baru di bawah mistar gawang De Godenzonen. Dikombinasikan dengan deretan penjaga gawang muda berbakat yang sudah dimiliki Ajax, kehadiran Paes memberikan fondasi yang solid untuk menghadapi persaingan di musim-musim mendatang.
Kehadiran Paes di Amsterdam tidak lepas dari peran Jordi Cruijff, Direktur Teknik baru Ajax yang juga menjabat sebagai penasihat bagi Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI). Sejak debut internasionalnya untuk Timnas Indonesia pada 2024, performa Paes terus dipantau secara intensif oleh manajemen De Godenzonen.
Usai penandatanganan kontrak, Maarten Paes mengatakan jika ia sangat bangga bisa berseragam Ajax Amsterdam.
“Ya, sangat istimewa. Tentu saja, sangat bangga bermain untuk logo ini, bermain untuk klub ini, bermain untuk kota ini. Saya sangat bangga akan hal itu.”
“Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk mendapatkan kembali semua kepercayaan diri yang saya dapatkan di sini,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan jika Ajax merupakan klub favoritnya sejak kecil dan selalu bermimpi untuk bisa menjadi bergabung ke klub tersebut.
“Saya selalu menjadi penggemar berat Ajax sejak kecil. Tapi aku selalu berpikir itu klub yang sangat bagus. Jadi, sungguh fantastis bahwa saya sekarang bisa menjadi bagian dari klub itu,” katanya.





