BP Batam Perkuat Pelayanan Publik, Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Kantor Bahasa Kepri

Batam | Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan standar komunikasi dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjajaki kolaborasi bersama Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau dalam sebuah audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Selasa (21/7/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, yang menerima langsung kunjungan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti, beserta jajaran.

Pertemuan itu membahas berbagai peluang kerja sama yang bertujuan meningkatkan kualitas komunikasi publik di lingkungan BP Batam. Sejumlah agenda yang dibicarakan meliputi penggunaan bahasa Indonesia pada dokumen resmi dan media publikasi, program pendampingan kebahasaan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, hingga rencana penyediaan pojok baca atau pojok literasi di ruang-ruang publik.

Ariastuty menyambut baik inisiatif Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau untuk membangun sinergi lintas instansi. Menurutnya, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah tidak hanya mencerminkan profesionalisme lembaga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif.

“Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan bagian dari upaya BP Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komunikasi yang jelas dan mudah dipahami akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan BP Batam,” ujar Ariastuty.

Ia menambahkan, rencana kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penyampaian informasi yang komunikatif dan sesuai standar kebahasaan akan meminimalkan potensi kesalahpahaman sekaligus meningkatkan efektivitas penyampaian berbagai kebijakan kepada masyarakat.

Audiensi ditutup dengan diskusi serta pertukaran gagasan mengenai langkah-langkah strategis yang dapat segera direalisasikan. Kedua belah pihak berharap sinergi ini dapat berlanjut untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas literasi, komunikasi publik, dan tata kelola pemerintahan.

“Kami ingin setiap informasi yang diterima masyarakat tidak hanya akurat, tetapi juga komunikatif, efektif, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia. Ini menjadi langkah strategis agar pesan yang disampaikan BP Batam dapat dipahami dengan baik oleh seluruh masyarakat,” tutup Ariastuty.

 

Pewarta : Eko

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *