posmetrobatam.co.id | Liverpool mengakhiri rentetan kekalahan di semua liga dengan berpesta di markas Eintracht Frankfurt pada lanjutan Liga Champions, Kamis (23/10/2025) dini hari WIB.
The Reds menang telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt. Gol-gol Liverpool dicetak oleh Hugo Ekitike, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboslai.
Menariknya, nama Mohamed Salah tidak ada dalam daftar pencetak gol. Striker asal Mesir itu memang tidak dimainkan sebagai starter oleh pelatih Liverpool, Arne Slot, dalam laga ini.
Salah baru masuk pada menit ke-74 menggantikan Hugo Ekitike, saat Liverpool sudah unggul 5-1. Slot sendiri belum memberikan penjelasan terkait keputusan tersebut.
Liverpool mengancam pada menit kedelapan. Sepakan Alexander Isak usai menerima operan dari Dominik Szoboszlai masih bisa dihalau kiper. Isak kembali dapat kans dua menit berselang, lagi-lagi mentah oleh kiper.
Kejutan datang, tuan rumah Eintracht memimpin lebih dulu. Sepakan Rasmus Kristensen tak mampu dibendung Giorgi Mamardashvili dan berakhir di pojok kiri gawang.
Liverpool lanjut menekan tuan rumah, giliran lewat Conor Bradley. Sundulannya dihalau Michael Zetterer.
Namun Liverpool samakan kedudukan pada menit ke-35 lewat serangan cepat. Hugo Ekitike lolos dan menyelesaikan umpan terobosan dari Andy Robertson.
Sementara itu Liverpool berbalik memimpin empat menit berselang lewat gol Van Dijk. Dari situasi korner, umpan Cody Gakpo ditanduk sang kapten ke pojok kanan gawang.
Gol berlanjut, lagi-lagi dari korner Liverpool mencetak gol. Kali ini umpan lambung Szoboszlai disambar kepala Ibrahima Konate dan tim tamu menutup babak pertama unggul 3-1.
Liverpool langsung dapat peluang pada menit ke-49. Berawal dari korner, bola jatuh ke Florian Wirtz dan ditanduk kembali ke kotak penalti. Federico Chiesa menyambutnya dengan sepakan voli dalam posisi bebas, tapi melebar.
Pada menit 66, Liverpool mencetak gol keempat setelah Wirtz lolos di kanan dan menerima umpan dari Szoboszlai, lalu meneruskannya ke Gakpo di tengah. Gakpo dengan tenang menaklukkan kiper.
Liverpool mengubah skor jadi 5-1 empat menit kemudian. Tak terlalu jauh di depan kotak penalti, Wirtz menyodorkan bola ke Szoboszlai dan diselesaikan dengan sepakan keras mendatar ke pojok kiri.
Eintracht sempat menebar ancaman pada menit ke-84. Fares Chaibi memotong dari kiri dan melepas tembakan yang masih tipis saja ke kanan gawang.
Liverpool dapat sejumlah peluang lain di sisa waktu, tapi tak berhasil menambah gol. Laga berakhir 5-1 untuk kemenangan mereka.
Tiga poin di markas Eintracht menjadi sebuah pesan bahwa Liverpool tak terpuruk karena hasil-hasil buruk. Tapi di saat yang sama, mereka belum merasa lega karena momentum ini harus dilanjutkan.
“Saya tak tahu apakah ini sebuah pernyataan atau bukan, tapi ini kemenangan dan sesuatu untuk dilanjutkan. Saya sudah berada di bisnis sepakbola cukup lama, jadi tidak merasa lega,” ungkap Van Dijk kepada TNT Sports, dikuti BBC.
“Pastinya kami kecewa dengan empat kekalahan beruntun, jadi itu sesuatu yang harus kami hadapi, tetap solid, dan terus bekerja. Hari ini kami menang dan harus siap untuk lawan Brentford pada Sabtu mendatang.”
“Kami tak terseret ke hal-hal negatif yang ada di sekitar klub. Satu-satunya cara Anda bisa menampilkan permainan Anda sendiri adalah fokus ke tugas di depan. Terus bekerja, tidak terseret hal-hal tersebut.”
Sebelumnya, kritikan terhadap performa Salah memang sudah banyak bermunculan, salah satunya dari legenda Liverpool, Jamie Carragher. Carragher menilai performa Salah belakangan ini menurun drastis sehingga tidak lagi layak menjadi pemain utama, terutama di pertandingan tandang.
“Liverpool punya dua laga tandang di Liga Champions, melawan Frankfurt dan kemudian ke Brentford. Saya rasa Salah tidak seharusnya memulai kedua pertandingan itu,” ujar Carragher kepada Sky Sports News, Rabu (22/10/2025).
Carragher menambahkan, “Dia tentu harus selalu tampil di Anfield, karena Liverpool biasanya mendominasi permainan, berada di sekitar kotak penalti, dan lebih sering mencetak gol di situasi seperti itu. Tetapi di pertandingan tandang, di mana juga harus membantu bek sayap, Salah saat ini seharusnya tidak memulai setiap pertandingan.”
Carragher juga menyoroti strategi tim. Ia menilai manajer Arne Slot sebaiknya membangun tim di sekitar Alexander Isak dan Florian Wirtz. Terbukti, saat melawan Eintracht Frankfurt, Wirtz tampil maksimal dengan mencetak dua assist yang berujung gol untuk Cody Gakpo dan Dominik Szoboslai.
“Harus Isak dan Wirtz karena klub sudah menginvestasikan banyak uang untuk mereka, dan profil usia mereka lebih sesuai dibanding Salah,” pungkas Carragher.





