Belakang Padang | Semangat gotong royong kembali menggema di wilayah perbatasan. Unsur Pimpinan Kecamatan (USPIKA) Belakang Padang menggelar aksi gotong royong massal di kawasan ikonik Dataran Lang-Lang Laut hingga area pasar dan Masjid Tumaisah, Rabu (11/02) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Batam ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang dicanangkan Pemerintah Kota Batam.
Aksi dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel bersama yang dipimpin Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, didampingi Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, S.E. Kegiatan ini turut melibatkan personel TNI dari Danramil 05 dan Danposal Sambu, jajaran Polsek, petugas PLN, tenaga kesehatan Puskesmas, serta tokoh masyarakat (Tomas) dan tokoh agama (Toga).

Dalam sambutannya, AKP Asril menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih lingkungan, melainkan wujud nyata sinergitas lintas instansi dalam menjaga citra Belakang Padang sebagai salah satu beranda terdepan Indonesia di wilayah perbatasan.

“Hari ini kita fokus pada pembersihan area pesisir dan fasilitas umum. Melalui Gerakan Batam ASRI, kita ingin menumbuhkan kembali budaya gotong royong serta memastikan lingkungan Belakang Padang tetap bersih, nyaman, dan sehat bagi warga maupun wisatawan,” ujar AKP Asril.

Ratusan peserta menyisir sepanjang bibir pantai Dataran Lang-Lang Laut, mengangkat sampah plastik dan limbah kiriman laut yang sebelumnya berserakan. Tidak hanya itu, tim gabungan juga membersihkan jalur utama menuju pasar dan rumah ibadah guna memastikan aktivitas ekonomi dan keagamaan masyarakat berlangsung dengan nyaman.

Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, S.E., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen yang terlibat. Ia berharap semangat Batam ASRI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan hingga tingkat kelurahan dan RT/RW.

“Semangat Aman, Sehat, Rapi, dan Indah harus menjadi budaya bersama. Jika lingkungan bersih, maka kesehatan terjaga, aktivitas ekonomi meningkat, dan citra daerah semakin baik,” ungkapnya.

Kegiatan gotong royong berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Hasilnya, kawasan Dataran Lang-Lang Laut tampak lebih tertata dan bersih, mencerminkan komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Melalui sinergi USPIKA dan seluruh elemen masyarakat, Belakang Padang kembali menunjukkan bahwa kolaborasi adalah kunci mewujudkan Batam yang ASRI dan berdaya saing sebagai wajah Indonesia di gerbang perbatasan.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili Editor : Zaki Sumber : Humas Polsek BLP






