posmetrobatam.co.id | Lille memastikan tempat di babak 16 besar Liga Europa setelah menundukkan Red Star Belgrade 2-0 pada leg kedua babak play-off, sekaligus unggul agregat 2-1, Jum’at (27/2) dini hari WIB.
Tertinggal 0-1 dari leg pertama, Lille langsung merespons cepat. Baru empat menit pertandingan berjalan, kapten Benjamin Andre mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan yang disambut sundulan Olivier Giroud. Bola meluncur melewati kiper Mateus dan menyamakan agregat.
Red Star sempat menjaga asa sebelum turun minum. Mateus tampil sigap dengan menggagalkan peluang Matias Fernandez-Pardo, serta keluar dari sarangnya untuk menghentikan pergerakan lawan yang lolos ke kotak penalti.
Pada babak kedua, peluang emas sempat terbuang. Gaetan Perrin gagal memaksimalkan umpan matang Hakon Haraldsson karena kesulitan mengontrol bola. Di sisi lain, sundulan Seol Young-Woo dari lemparan jauh hanya mendarat di atas jaring gawang.
Gol penentuan akhirnya tercipta pada menit ke-99 babak perpanjangan waktu. Felix Correia jeli melihat pergerakan Nathan Ngoy yang melakukan overlap. Ngoy, yang baru masuk empat menit sebelumnya, menyelesaikan peluang dengan sepakan akurat ke tiang dekat untuk memastikan kemenangan Lille.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi Eropa fase gugur, Lille berhasil membalikkan keadaan setelah kalah pada leg pertama. Pada lima kesempatan sebelumnya, mereka selalu gagal melaju setelah tertinggal lebih dulu.
Secara statistik, laga berlangsung relatif seimbang. Lille mencatatkan expected goals (xG) sebesar 0,99 berbanding 0,91 milik Red Star. Namun efektivitas menjadi pembeda, yakni delapan dari 16 tembakan Lille tepat sasaran, sedangkan tuan rumah hanya mencatat tiga dari 15 percobaan.
Pengalaman Giroud menjadi faktor kunci. Selain mencetak gol pembuka, ia memenangi 15 dari 27 duel, termasuk 12 dari 19 duel udara, serta menjadi salah satu pemain dengan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan.
Dengan hasil ini, Lille melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses membalikkan keadaan di kandang lawan.
Editor : Zaki





