Jelang Piala Dunia: Maroko Ditahan Norwegia 1-1 dan Kroasia Menang Dramatis

posmetrobatam.co.id | Timnas Maroko harus puas bermain imbang 1-1 melawan Norwegia dalam laga uji coba terakhir sebelum memulai perjalanan mereka di Piala Dunia.

Pertandingan yang berlangsung di Sports Illustrated Stadium, Senin (8/6/2026) dini hari, berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim saling membalas gol.

Maroko membuka keunggulan cepat pada menit kedelapan melalui Brahim Diaz. Gelandang yang memperkuat Real Madrid itu menuntaskan umpan matang Abde Ezzalzouli dengan sepakan terukur ke sudut kiri bawah gawang Norwegia.

Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga akhir pertandingan. Kapten Norwegia, Martin Odegaard, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-75 dan memastikan laga berakhir imbang 1-1.

Hasil ini menjadi modal terakhir bagi kedua tim sebelum tampil di Piala Dunia. Maroko akan mengawali kiprahnya di Grup C dengan menghadapi Brasil pada 13 Juni 2026, sedangkan Norwegia bersiap melawan Irak dalam laga pertama mereka di Piala Dunia sejak edisi 1998.

Maroko sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Selain unggul lebih dahulu, skuad asuhan Mohamed Ouahbi beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Diaz hampir menambah gol, tetapi sepakannya mampu dimentahkan kiper Norwegia, Orjan Nyland.

Petaka bagi Maroko datang ketika Ezzalzouli, yang menjadi kreator gol pembuka, mengalami cedera dan harus ditarik keluar saat jeda pertandingan. Bek Manchester United, Noussair Mazraoui, juga mengalami cedera pada menit ke-29.

Norwegia akhirnya memanfaatkan kelengahan lawan untuk mencetak gol penyeimbang. Tiga menit setelah masuk sebagai pemain pengganti, Oscar Bobb melakukan penetrasi hingga garis akhir sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Odegaard ke gawang Yassine Bounou.

Haaland Minim Kontribusi

Penyerang andalan Norwegia, Erling Haaland, gagal menunjukkan ketajamannya dalam pertandingan ini. Pemain Manchester City tersebut hanya mampu melepaskan satu tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,06.

Padahal, Haaland merupakan pencetak gol terbanyak pada fase kualifikasi Piala Dunia dengan koleksi 16 gol. Penampilan kurang maksimal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Norwegia menjelang turnamen utama.

Sebaliknya, bek sayap Julian Ryerson kembali tampil impresif. Pemain Borussia Dortmund tersebut menciptakan empat peluang, mencatatkan 70 sentuhan bola, melepaskan 13 umpan silang, serta memenangi tujuh duel sepanjang laga.

Secara statistik, Maroko juga lebih unggul. Mereka mencatat total xG sebesar 1,14 dari 13 percobaan tembakan, sementara Norwegia hanya menghasilkan xG 0,80 dari sembilan peluang.

Ezzalzouli menjadi pemain paling berbahaya bagi Maroko dengan lima tembakan, empat sentuhan di kotak penalti lawan, dan dua peluang tercipta. Tim berjuluk Singa Atlas kini berharap cedera yang dialaminya tidak serius menjelang laga pembuka melawan Brasil.

Kroasia Menang Dramatis atas Slovenia

Sementara itu, Kroasia menutup persiapan menuju Piala Dunia dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Slovenia di Stadion Andelko Herjavec.

Luka Modric membawa Kroasia unggul pada menit ke-51 melalui sepakan terukur dari luar kotak penalti. Namun Slovenia mampu menyamakan skor lewat gol Andraz Sporar pada menit ke-83.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Mario Pasalic muncul sebagai pahlawan kemenangan. Gelandang Atalanta itu mencetak gol penentu pada masa injury time melalui tendangan keras yang memantul mistar sebelum masuk ke gawang.

Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral penting bagi Kroasia sebelum menghadapi Inggris pada 17 Juni 2026 dalam laga pembuka mereka di Piala Dunia.

 

 

Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *