posmetrobatam.co.id | Gelandang Azzedine Ounahi tampil cemerlang untuk memastikan langkah Maroko ke babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026. Keberhasilan ini mengunci status Singa Atlas sebagai tim Afrika pertama dalam sejarah yang sukses lolos dua kali berturut-turut ke babak 8 besar Piala Dunia, usai menumbangkan Kanada dengan skor telak 3-0 pada laga 16 besar di Stadion Houston, Minggu (5/7)
Ounahi menjadi bintang kemenangan skuad Singa Atlas lewat gelontoran dua gol yang dicetaknya pada babak kedua, sementara satu gol pelengkap kemenangan ditorehkan oleh Soufiane Rahimi pada masa injury time.
Kemenangan ini sekaligus menobatkan Maroko sebagai tim pertama dalam sejarah Piala Dunia format baru edisi 48 tim yang sukses memesan tempat di babak perempat final. Di babak delapan besar nanti, mereka akan menantang pemenang dari laga antara Paraguay menghadapi Prancis.
Jalannya pertandingan
Kanada langsung mengambil inisiatif tampil agresif sejak menit awal pertandingan. The Canucks bahkan nyaris membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-10 lewat aksi Tani Oluwaseyi yang sukses melewati hadangan barisan belakang Maroko di dalam kotak penalti. Beruntung bagi Maroko, kiper kawakan Yassine Bono tampil sigap melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang emas tersebut.
Hingga pertengahan babak pertama, Kanada terus memberikan tekanan bertubi-tubi ke area pertahanan Maroko. Di sisi lain, armada Singa Atlas yang sebenarnya lebih mendominasi penguasaan bola justru tampak kesulitan membongkar rapatnya lini belakang lawan untuk menciptakan peluang yang mengancam.
Tensi pertandingan yang tinggi sempat memanas pada menit ke-40 setelah terjadi konfrontasi fisik di lapangan antara kapten Maroko Achraf Hakimi dan bek Kanada Richie Laryea. Wasit Michael Oliver bertindak tegas dengan menghadiahi kartu kuning untuk kedua pemain tersebut. Hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta. Ketatnya laga di paruh pertama ini bahkan diwarnai dengan keluarnya lima kartu kuning, masing-masing dua untuk Kanada dan tiga untuk Maroko.
Amukan Ounahi dan Rahimi di Paruh Kedua
Kebuntuan raksasa Afrika tersebut akhirnya pecah lima menit setelah babak kedua bergulir (50′). Berawal dari skema bola mati, Achraf Hakimi mengirimkan umpan jeli dari tendangan bebas yang langsung diteruskan oleh Ounahi dengan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur deras gagal dihalau kiper Kanada dan mengubah papan skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol memaksa Kanada menaikkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan. Namun, Maroko menunjukkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin sambil dengan sabar menunggu momentum melakukan serangan balik. Ketangguhan lini belakang Maroko kembali diuji pada menit ke-78 ketika Tajon Buchanan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun Bono kembali pamer kualitas dengan menepis bola keluar.
Empat menit berselang (82′), Ounahi berhasil menggandakan keunggulan Maroko menjadi 2-0. Gol ini berawal dari aksi individu menawan Brahim Diaz yang mengecoh barisan pertahanan Kanada di dalam kotak penalti, sebelum akhirnya menyodorkan bola matang ke arah Ounahi yang dengan tenang melepaskan tembakan ke dalam gawang.
Maroko nyaris menambah pundi gol mereka pada menit ke-84 andai sundulan Soufiane Rahimi yang memanfaatkan umpan silang tidak membentur mistar gawang. Rahimi akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time lewat skema serangan balik cepat yang mematikan. Gol tersebut memastikan kemenangan telak Maroko menjadi 3-0 sekaligus mengunci tiket emas Singa Atlas ke babak 8 besar.
Susunan pemain:
Kanada: Crepeau; Johnston, Bombito, Sigur, De Fourgerolles, Laryea (Shaffelburg 78′); Buchanan, Eustaquio, Ali Ahmed (Promise David 78′); Jonathan David, Oluwaseyi (Larin 63′).
Maroko: Bono; Hakimi, Diop, Halhal, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi (Amrabat 63′); Brahim Díaz, Ounahi, El Khannouss (Talbi 63′); Saibari (Rahimi 22′).
Editor : Aken





