Belakang Padang | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Belakang Padang menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dirangkaikan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (4/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, dengan melibatkan 10 personel. Operasi ini merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Kapolri “Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli mobiling dengan menyisir sejumlah titik rawan dan lokasi vital. Rute patroli meliputi Kampung Tanjung, Dapur Arang, Kampung Baru, Simpang Y, Sungai Buaya, Kampung Melayu, hingga kawasan Lapangan Indra Sakti serta area pertokoan di Lang-Lang Laut.
Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas 3C (curas, curat, curanmor), penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, peredaran minuman beralkohol, aksi premanisme, hingga penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.

“Kami mengedepankan langkah preventif dengan memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat. Selain itu, petugas juga membubarkan kelompok remaja yang berkumpul di lokasi sepi untuk mengantisipasi potensi balap liar maupun tawuran,” ujar AKP Asril.
Hingga patroli berakhir, tidak ditemukan adanya penggunaan knalpot brong maupun kejadian menonjol lainnya. Tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban serta keselamatan berlalu lintas pun dinilai cukup baik.

“Situasi di wilayah hukum Polsek Belakang Padang terpantau aman dan terkendali. Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang terus bekerja sama dalam menjaga lingkungan tetap kondusif,” tambahnya.
Melalui kegiatan Cipkon ini, diharapkan masyarakat Belakang Padang dapat merasakan keamanan dan kenyamanan, khususnya pada malam hari. Selain itu, kehadiran polisi di lapangan juga diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, terutama di wilayah perbatasan strategis antara Indonesia dan Singapura.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili Sumber : Humas Polsek BLP






