Belakang Padang | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan
Riau melaksanakan kegiatan pengarahan dan penguatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Irwanto, dan diikuti oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono, pejabat struktural, serta seluruh pegawai, Kamis (15/1)

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai integritas, meningkatkan kinerja aparatur, serta menegaskan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan
berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam arahannya, Irwanto menekankan pentingnya peran aktif seluruh jajaran dalam mencegah dan memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Upaya tersebut harus dilakukan melalui peningkatan kewaspadaan, kepatuhan terhadap prosedur, serta penguatan sistem pengawasan internal.

Ia menegaskan bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral dan profesional dalam menjaga marwah institusi serta melindungi masyarakat dari praktik kejahatan yang melanggar hukum dan nilai kemanusiaan.

Selain itu, Irwanto juga secara tegas mengingatkan seluruh pegawai untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak masa depan
pribadi, tetapi juga mencederai kepercayaan publik dan integritas institusi. Aparatur Imigrasi dituntut menjadi teladan yang bersih, disiplin, dan berkarakter, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

Irwanto juga mengajak seluruh unit kerja untuk memperkuat sinergi, meningkatkan keterbukaan dalam pelaporan, serta memiliki keberanian untuk menolak dan melaporkan setiap bentuk penyimpangan.

Ia menegaskan bahwa lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas hanya dapat terwujud melalui komitmen dan keteladanan seluruh aparatur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang semakin solid, profesional, dan responsif terhadap tantangan tugas, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan TPPO serta membangun budaya kerja yang bebas dari narkoba. (m. yusuf suhaili)








































