Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Tedy Wibisono Hadiri Pembukaan MTQH ke-XXXIV Tingkat Kecamatan

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono saat menghadiri pembukaan MTQH ke XXXIV Tingkat Kecamatan Belakang Padang

Belakang Padang | Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) ke-XXXIV tingkat Kecamatan Belakang Padang yang digelar pada Jumat (06/02/2026).

Kehadiran Tedy Wibisono dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan jajaran Imigrasi terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, khususnya di wilayah perbatasan. Momentum ini sekaligus mempererat sinergi antara instansi vertikal dengan pemerintah kecamatan serta seluruh elemen masyarakat.

Pembukaan MTQH berlangsung khidmat dan sarat nuansa kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Belakang Padang.

Di sela-sela kegiatan, Tedy Wibisono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQH ke-XXXIV tingkat kecamatan tersebut. Ia menilai MTQH tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an dan Hadist, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memelihara serta menumbuhkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan MTQH tingkat Kecamatan Belakang Padang ini. Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah islamiyah serta melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia,” ujar Tedy.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh rangkaian MTQH dapat berjalan dengan lancar hingga penutupan, serta mampu melahirkan qori dan qoriah terbaik yang dapat mewakili Kecamatan Belakang Padang pada MTQH tingkat Kota Batam maupun Provinsi Kepulauan Riau.

Kehadiran Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang dalam kegiatan keagamaan ini menegaskan komitmen Imigrasi untuk terus hadir, berbaur, dan berkontribusi aktif dalam setiap momentum penting masyarakat di wilayah kerjanya. (m. yusuf suhaili)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *