Perkuat Kepedulian Sosial, Imigrasi Belakang Padang Gelar Jumat Berkah untuk Masyarakat

Belakang Padang | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan sosial tersebut berlangsung di depan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang dan menyasar masyarakat di sekitar wilayah kantor.

Kegiatan Jumat Berkah ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono, dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta seluruh pegawai. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim) Edy Sucipto, Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikkim) Reza Mulyawan, Kasubsi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Asep Saefulmilah Kurnia, serta Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian Destia Indah.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang membagikan bantuan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial institusi keimigrasian. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Imigrasi dan masyarakat, tidak hanya sebagai pemberi layanan, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan sosial.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian Imigrasi kepada masyarakat. Menurutnya, Imigrasi tidak hanya hadir dalam konteks pelayanan administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antara Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan Jumat Berkah juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan empati di lingkungan kerja keimigrasian. Ke depan, program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan Imigrasi yang PRIMA, humanis, dan berorientasi pada masyarakat. (m. yusuf suhaili)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *