posmetrobatam.co.id | Tim nasional Australia resmi memastikan diri melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kepastian tersebut didapat setelah skuad berjuluk Socceroos ini bermain imbang tanpa gol 0-0 kontra Paraguay pada laga pamungkas penyisihan Grup D di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara.
Hasil satu poin ini menempatkan Australia finis di posisi kedua (runner-up) klasemen akhir Grup D dengan koleksi empat poin, terpaut dua angka dari Amerika Serikat (AS) yang keluar sebagai juara grup. Dengan demikian, Australia berhak lolos otomatis ke fase gugur mendampingi AS. Sementara itu, Paraguay yang juga mengemas empat poin namun kalah produktivitas harus tertahan di peringkat ketiga dan nasib mereka untuk lolos bergantung pada hasil kalkulasi grup-grup lainnya.
Jalannya pertandingan
Australia langsung berinisiatif menekan sejak sepak mula demi memburu gol cepat. Peluang emas pertama datang pada menit keempat lewat gelandang senior Jackson Irvine. Irvine melepaskan sepakan keras kaki kanan terukur di dalam kotak penalti, namun bola masih mampu dibendung oleh kesigapan penjaga gawang Paraguay, Orlando Gill.
Selepas peluang tersebut, Paraguay mencoba memperketat organisasi pertahanan mereka. Skuad Socceroos baru bisa kembali menebar ancaman pada menit ke-35 melalui aksi Jordan Bos. Bek sayap asal klub Feyenoord itu melepaskan eksekusi tembakan jarak jauh dengan kaki kirinya, tetapi bola mengalir terlalu mudah diamankan oleh Gill.
Tepat di masa injury time babak pertama (45+1′), giliran penyerang muda Cristian Volpato yang mendapatkan ruang tembak. Memanfaatkan umpan terobosan rekannya, Volpato melepaskan sepakan kaki kiri mendatar, namun penyelesaian akhirnya kembali gagal menaklukkan ketangguhan Orlando Gill. Skor kacamata alias 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan cenderung berjalan dengan tempo sedang. Ketegangan baru meningkat drastis menjelang fase akhir babak kedua ketika kedua tim tampil lebih terbuka demi memburu gol kemenangan.
Pada menit ke-81, bintang muda Paraguay Julio Enciso sempat mengancam gawang Australia setelah berhasil melepaskan diri dari kawalan lini belakang. Beruntung bagi Australia, eksekusi akhir penyerang Brighton & Hove Albion tersebut masih terlalu lemah dan melenceng dari sasaran.
Satu menit berselang (82′), Jordan Bos merespons lewat aksi penetrasi mematikan yang menusuk langsung ke dalam jantung pertahanan Paraguay. Sayang, saat hendak melepaskan tembakan, ia mendapatkan gangguan fisik yang ketat dari pemain lawan sehingga eksekusinya tidak berjalan maksimal. Bos yang menjadi pemain paling kreatif Australia di laga ini kembali menebar teror pada menit ke-89 lewat tembakan melengkung indah dari luar kotak penalti, namun arah bola masih menyamping tipis dari tiang gawang.
Memasuki masa injury time (90+2′), Paraguay yang berjuluk La Albirroja nyaris membuyarkan pesta kelolosan Australia setelah gelandang mereka, Mauricio, berdiri bebas tanpa kawalan di area tengah kotak penalti. Beruntung, tembakan kaki kiri yang ia lepaskan mengalir sangat lemah sehingga dengan mudah ditangkap oleh kiper Australia, Patrick Beach. Peluit panjang berbunyi dan skor imbang 0-0 menjadi hasil akhir laga.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Paraguay: Orlando Gill (GK), Juan Caceres, Gustavo Velazquez, Gustavo Gomez (C), Omar Alderete, Alexandro Maidana, Diego Gomez, Andres Cubas, Matias Galarza, Julio Enciso, Gabriel Alvalos
Pelatih: Gustavo Alfaro.
Australia: Patrick Beach (GK), Alessandro Circati, Harry Souttar (C), Lucas Herrington, Aziz Behich, Aiden O’Neill, Jackson Irvine, Jordan Bos, Connor Metcalfe, Cristian Volpato, Nestory Irankunda.
Pelatih: Tony Popovic.
Editor : Aken





