
Cilegon | Kontingen tenis lapangan Kota Tangerang menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten 2026. Tampil gemilang di sektor putra, tim Kota Tangerang sukses menjadi yang terbaik dengan meraih gelar juara pada tiga nomor sekaligus, yakni tunggal putra, ganda putra, dan beregu putra.
Keberhasilan tersebut diraih dalam kompetisi yang berlangsung di Lapangan Tenis Krakatau Steel, Kota Cilegon, pada 11–16 Juni 2026. Tiga medali emas yang diborong Kota Tangerang menegaskan dominasi mereka di sektor putra sekaligus menunjukkan hasil positif dari pembinaan atlet tenis lapangan usia pelajar yang selama ini terus dilakukan secara berkelanjutan.

Selain memborong tiga medali emas, Kota Tangerang juga menambah raihan prestasinya melalui nomor tunggal putra dengan meraih posisi kedua dan berhak atas medali perak. Hasil tersebut semakin memperkuat dominasi Kota Tangerang di sektor putra, dengan para atletnya mampu menembus partai-partai puncak dan bersaing di level tertinggi sepanjang turnamen.
Puncak prestasi Kota Tangerang hadir melalui nomor beregu putra. Tim yang diperkuat Azzam Khairi Zhafir dari SMA Negeri 3 Ciledug, Wiratama Waluyo dari SMA Yadika 3 Ciledug, Andi Bagas Al Rasyid dari SMP IT Asy-Syukriyyah Tangerang, serta Adzka Muhammad Hisyam dari MTsN 1 Kota Tangerang tampil solid sejak babak awal hingga partai final dan berhasil merebut gelar juara. Kekompakan, disiplin, serta mental bertanding yang kuat menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan medali emas bagi Kota Tangerang.


Dominasi tersebut semakin lengkap setelah atlet-atlet Kota Tangerang juga berhasil menjadi yang terbaik pada nomor tunggal putra dan ganda putra. Dengan demikian, seluruh nomor yang dipertandingkan di sektor putra berhasil dikuasai oleh Kota Tangerang.
Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kerja keras para pelatih yang mendampingi atlet selama proses pembinaan dan pertandingan. Tim tenis lapangan Kota Tangerang mendapat pendampingan dari Ardi Wibawa, Ali, Samtani, Sunarto, Marsyid, Dudi, serta Panji Mulyawan dari Imigrasi Tangerang.

Dukungan penuh juga diberikan Ketua Pelti Kota Tangerang, Tatang Sutisna, yang hadir langsung memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet selama berlangsungnya Popda XII Banten 2026.
Di sektor putri, Kota Tangerang sejatinya juga memiliki atlet yang mampu bersaing. Namun, keterbatasan jumlah atlet membuat kontingen tidak dapat mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan. Kota Tangerang hanya diperkuat oleh satu atlet putri, yakni Zuyin, sehingga nomor ganda putri dan beregu putri tidak dapat diikuti karena tidak memenuhi syarat jumlah pemain.
Meski demikian, Zuyin tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan berusaha memberikan penampilan terbaik di nomor yang diikutinya. Pengalaman bertanding di ajang bergengsi tingkat pelajar ini diharapkan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi pada kompetisi mendatang. Kondisi tersebut juga menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi pembinaan tenis lapangan putri di Kota Tangerang agar ke depan mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, mengapresiasi perkembangan kualitas atlet pelajar yang tampil pada Popda XII Banten 2026. Menurutnya, persaingan yang semakin ketat menjadi indikator positif bagi pembinaan olahraga di daerah.
“Ini menunjukkan adanya perkembangan yang baik. Artinya persaingan semakin ketat dan kualitas atlet pelajar terus meningkat,” ujar Ahmad Syaukani.
Ia juga menilai pelaksanaan Popda XII Banten 2026 di Kota Cilegon berjalan dengan baik dan sukses sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang unjuk prestasi bagi atlet-atlet pelajar terbaik di Banten.
Torehan tiga medali emas dan satu medali perak di sektor putra menjadi bukti bahwa Kota Tangerang masih menjadi salah satu kekuatan utama tenis lapangan pelajar di Provinsi Banten. Keberhasilan menyapu bersih gelar juara pada nomor tunggal putra, ganda putra, dan beregu putra, serta meraih posisi runner-up pada nomor tunggal putra, menjadi pencapaian yang layak dibanggakan sekaligus modal berharga untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi di masa mendatang. Dengan prestasi tersebut, tenis lapangan Kota Tangerang kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu barometer pembinaan atlet pelajar di Banten.
Pewarta : Rangga





