Jakarta | Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengungkap temuan mengejutkan terkait dugaan pelanggaran mutu dan takaran oleh empat produsen beras nasional ternama. Temuan ini disampaikan setelah pemeriksaan intensif terhadap sejumlah merek yang beredar di berbagai daerah.
Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Helfi Assegaf, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap empat perusahaan besar yang memproduksi berbagai merek beras populer. Salah satunya adalah Wilmar Group, dengan produk seperti Sania, Sovia, Fortune, dan Siip.
“Pemeriksaan ini merupakan hasil dari pengujian terhadap 10 sampel beras yang diambil dari wilayah Aceh, Lampung, Sulawesi Selatan, Yogyakarta, hingga Jabodetabek,” ungkap Helfi, Senin (14/7).
Perusahaan kedua yang turut diperiksa adalah PT Food Station Tjipinang Jaya, yang memasarkan merek Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Ramos Premium, Setra Pulen, dan Setra Ramos. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan sembilan sampel dari Aceh, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
Selanjutnya, PT Belitang Panen Raya (BPR) diperiksa atas produk Raja Platinum dan Raja Ultima, setelah tujuh sampel dikumpulkan dari berbagai daerah termasuk Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Aceh.
Terakhir, Satgas turut memeriksa PT Sentosa Utama Lestari (bagian dari Japfa Group) dengan produk Ayana, berdasarkan tiga sampel dari Yogyakarta dan Jabodetabek.
“Langkah ini bagian dari penegakan hukum untuk memastikan perlindungan terhadap konsumen. Jika ditemukan unsur pidana, maka akan dilanjutkan dengan proses hukum sesuai ketentuan,” tegas Helfi.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas laporan 212 merek beras yang dilaporkan ke Kapolri dan Kejaksaan Agung karena diduga tidak memenuhi standar mutu dari sisi volume, kualitas, dan pelabelan.
“Momen penindakan ini sangat tepat, karena stok beras nasional saat ini sedang melimpah, mencapai 4,2 juta ton. Jadi, tidak ada kekhawatiran akan gangguan pasokan di pasar,” ujar Amran.
Menurutnya, pemeriksaan ini menjadi langkah awal penting dalam membongkar praktik curang yang berpotensi merugikan masyarakat luas.
Daftar Merek Beras yang Diperiksa Satgas Pangan:
1. Wilmar Group: Sania, Sovia, Fortune, Siip
2. PT Food Station Tjipinang Jaya: Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Ramos Premium, Setra Pulen, Setra Ramos
3. PT Belitang Panen Raya: Raja Platinum, Raja Ultima
4. PT Sentosa Utama Lestari / Japfa Group: Ayana





