Belakang Padang | Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-70 PPMS (Persatuan Penambang Motor Sangkut) dan menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat juang kembali digaungkan dari lautan perbatasan. PPMS menggelar uji coba renang lintas selat dari Sekupang menuju Belakang Padang sejauh 4,7 kilometer, sebagai pemanasan menuju Kejuaraan Lintas Selat Batam 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Arfiansyah, Ketua PPMS, yang turut mengundang anggota TNI AL dari Lantamal IV untuk ikut serta dalam uji coba renang laut terbuka tersebut.
“Ini bagian dari rangkaian HUT PPMS ke-70 sekaligus wujud semangat menyambut hari kemerdekaan RI ke – 80. Tantangan laut terbuka kami hadapi bersama, dan hari ini terbukti bisa dilalui,” ujar Arfiansyah, Senin (4/8/2025)
Peserta uji coba terdiri dari Arfiansyah, Bibon, Bang Said, dan Ken dari TNI AL, yang sukses menaklukkan lintasan dengan menghadapi kondisi laut yang cukup menantang.
Said, salah satu peserta, menuturkan bahwa arus laut yang kuat menjadi kendala utama, namun semangat kemerdekaan membuatnya tetap berjuang hingga finis. “Selama semangat merah putih masih di dada, kita tidak boleh menyerah,” katanya.
Sementara itu, Ken dari TNI AL Lantamal IV menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka adalah bentuk dukungan terhadap semangat pemuda dan kegiatan positif di wilayah maritim.
“Tantangan utama tentu arus dan angin laut. Tapi puji syukur. Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan sukses,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE. Ia mengapresiasi inisiatif PPMS yang mampu menggelar kegiatan kreatif dan membangun semangat kebangsaan di kawasan kepulauan.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain menyehatkan dan menantang, ini adalah bentuk cinta tanah air dari laut Belakang Padang. Pemerintah kecamatan siap bersinergi untuk kesuksesan turnamen mendatang,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, PPMS akan menggelar rapat lanjutan untuk menentukan waktu resmi pelaksanaan Turnamen Renang Lintas Selat 2025, yang akan dibuka untuk umum dan diharapkan menjadi ikon olahraga maritim di kawasan perbatasan.





