Kafilah Pawai Sholawat Meriahkan Belakang Padang Bersholawat Jilid II

Belakang Padang | Suasana religi dan kemeriahan mewarnai Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Sabtu (5/9/2026) malam. Sebanyak 10 kafilah dari berbagai masjid dan mushola ikut ambil bagian dalam pawai sholawat yang menjadi rangkaian utama kegiatan Belakang Padang Bersholawat Jilid II.

Bacaan Lainnya

Pawai tersebut semakin semarak dengan lantunan sholawat dan takbir yang menggema sepanjang perjalanan. Para peserta berjalan membawa semangat syiar Islam, sementara masyarakat turut menyaksikan di sepanjang rute hingga finis di Lapangan Indra Sakti, lokasi puncak Belakang Padang Bersholawat Jilid II.

Pawai sholawat secara resmi dilepas Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian, Camat Belakang Padang Abdul Hanafi serta Danposal Sambu, Lettu (P) Ramlidi depan Mako Polsek Belakang Padang. Dari titik tersebut, 10 kafilah kemudian bergerak menuju Lapangan Indra Sakti.

Kegiatan pawai berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Suara sholawat yang dilantunkan para peserta berpadu dengan takbir, menciptakan suasana berbeda di pusat permukiman masyarakat Belakang Padang.

Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian mengapresiasi pelaksanaan pawai sholawat tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi momentum positif untuk mempererat silaturahmi sekaligus menciptakan suasana yang kondusif.

Ia juga mengapresiasi panitia, para kafilah serta masyarakat yang ikut berpartisipasi sehingga pawai dapat berjalan aman dan tertib.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pawai sholawat ini. Selain menjadi bagian dari syiar Islam, kegiatan seperti ini juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Kami dari kepolisian tentu mendukung kegiatan positif seperti ini agar dapat terus dilaksanakan,” ujar Rio.

Setibanya di Lapangan Indra Sakti, para kafilah mengikuti rangkaian acara puncak Belakang Padang Bersholawat Jilid II. Kegiatan yang digelar Yayasan Asma Husnul Khatimah Batam Al-Madani tersebut berlangsung ba’da Isya sekitar pukul 19.30 WIB.

Mengusung tema “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju”, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati Rabiul Awal atau Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Yayasan Asma Husnul Khatimah Batam Al-Madani, Syahrul Alim, mengatakan pawai sholawat sengaja menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan untuk mengajak masyarakat bersama-sama menghidupkan syiar Islam.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT kegiatan ini dapat berjalan lancar. Ke depan kita akan terus menggalakkan syiar Islam dengan kegiatan yang lebih besar. Terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Belakang Padang serta Uspika Belakang Padang atas dukungannya,” ujar Syahrul.

Dari hasil penilaian pawai, Masjid Nurul Huda berhasil meraih Juara I. Kemudian Masjid Jannatul Firdaus sebagai Juara II, Masjid Al Adam Juara III, Masjid Rumaisyah Juara IV, dan Masjid At-Taqwa Juara V.

Camat Belakang Padang Abdul Hanafi turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pawai sholawat tersebut. Ia menilai keterlibatan masjid dan mushola dalam kegiatan menjadi gambaran kuat semangat masyarakat dalam menjaga kebersamaan sekaligus menghidupkan syiar Islam.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Pawai sholawat bukan hanya menjadi hiburan atau perlombaan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menghidupkan syiar Islam dan mempererat silaturahmi masyarakat Belakang Padang,” kata Abdul Hanafi.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kita berharap ke depan kegiatan ini semakin besar, semakin ramai dan tentunya tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan serta persaudaraan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dukungan juga disampaikan Danposal Sambu Lettu (P) Ramli. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara luas memiliki nilai positif dalam membangun kebersamaan dan menjaga kerukunan di wilayah pesisir.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena bisa mempererat hubungan antarwarga. Kita melihat masyarakat antusias mengikuti pawai sholawat dan berkumpul bersama dalam suasana yang penuh kebersamaan,” ujar Ramli.

Setelah pawai, suasana di Lapangan Indra Sakti semakin ramai. Jamaah dari berbagai penjuru Belakang Padang berkumpul mengikuti tausiyah dan lantunan sholawat bersama Muhammad Aldiansyah atau Gus Aldi, munsyid asal Karawang.

Gus Aldi memimpin lantunan sholawat bersama grup hadroh Masjid Jannatul Firdaus Belakang Padang. Ribuan suara jamaah kemudian menyatu dalam lantunan sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

“Saya senang bisa berada di sini. Insyaallah keberkahan sholawat yang kita panjatkan malam ini membawa kebaikan, khususnya bagi warga Belakang Padang dan Kota Batam pada umumnya,” tutur Gus Aldi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Camat Belakang Padang Abdul Hanafi, Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian, Danposal Sambu Lettu (P) Ramli, para lurah se-Kecamatan Belakang Padang, Kepala KUA Belakang Padang, Ketua BAZNAS Kota Batam, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Selain tausiyah dan sholawat, panitia juga menyiapkan 70 item doorprize bagi jamaah. Syahrul menjelaskan, hadiah tersebut berasal dari donatur luar negeri sebagai bentuk sedekah untuk masyarakat Belakang Padang.

“Doorprize itu kebetulan kita ada donatur dari luar negeri yang membawa, sebagai bentuk sedekah untuk masyarakat yang ada di Belakang Padang. Maka kita adakan doorprize sebanyak 70 item yang kita persiapkan,” jelasnya.

Belakang Padang Bersholawat Jilid II akhirnya bukan hanya menjadi malam penuh lantunan sholawat, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat.

Dimulai dari pawai 10 kafilah yang dilepas dari depan Mako Polsek Belakang Padang hingga berkumpul di Lapangan Indra Sakti, kegiatan tersebut menjadi warna tersendiri bagi Pulau Penawar Rindu dalam menghidupkan syiar Islam dan mempererat persaudaraan masyarakat.

 

 

Reporter : M. Yusuf Suhaili
Editor : Zaki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *