Kantor PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belakang Padang (foto : Istimewa)
Belakang Padang | PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belakang Padang mengimbau kepada para pencari kerja untuk selalu waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan PLN dalam proses rekrutmen karyawan di Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (14/8).
Manager PLN ULP Belakang Padang, Andri Van Anugrah, menegaskan bahwa PLN tidak pernah memungut biaya apapun dalam seluruh tahapan proses rekrutmen, baik untuk administrasi, seleksi, hingga pemberangkatan. Selain itu, tidak ada sistem penggantian biaya transportasi maupun akomodasi yang dibebankan atau dijanjikan kepada peserta.
“Kami tegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen PLN dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya. Jika ada pihak yang meminta pembayaran dengan mengatasnamakan PLN, itu sudah pasti penipuan,” jelas Andri.
PLN hanya membuka lowongan dan mengumumkan seleksi resmi melalui situs web rekrutmen perseroan di https://rekrutmen.pln.co.id/. Melalui situs ini, pencari kerja dapat membuat akun dan mengunggah dokumen persyaratan, antara lain KTP, foto, ijazah, transkrip akademik, akte kelahiran, serta sertifikat kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL/TOEIC/IELTS).
Andri juga menambahkan, setiap pengumuman hasil seleksi hanya dapat diakses peserta melalui menu “Pengumuman Tes” setelah login di akun masing-masing. Informasi resmi juga dapat disampaikan melalui email [email protected]
“Selain melalui situs resmi tersebut, semua bentuk panggilan atau lowongan kerja PLN tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami imbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi agar tidak menjadi korban penipuan,” pungkas Andri.
Selain rekrutmen mandiri, PLN juga berpartisipasi dalam Rekrutmen Bersama BUMN. Informasi resmi terkait kegiatan ini hanya diumumkan melalui situs web PLN dan situs resmi Rekrutmen Bersama BUMN di https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/








































