Belakang Padang | Suasana Kecamatan Belakang Padang pada Jumat (15/8/2025) dipenuhi semangat kebangsaan. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sembilan sekolah dari berbagai jenjang beradu suara dalam Lomba Menyanyi Lagu Nasional Beregu. Lantunan lagu-lagu wajib nasional menggema di panggung acara, membawa nostalgia sekaligus menanamkan semangat patriotisme pada generasi muda.

Dewan juri yang terdiri dari Kamal, Ruslan, dan Dwi Coriyanto menilai peserta berdasarkan kekompakan vokal, penampilan, dan hafalan lirik lagu.
“Di dunia pendidikan, lagu-lagu wajib nasional mulai banyak dilupakan. Momen HUT ke-80 kemerdekaan ini kami manfaatkan untuk menggelar lomba lagu wajib beregu, supaya anak-anak kita kembali mengenal, menghafal, dan meresapi makna lagu-lagu tersebut,” ujar Ruslan.
Ia juga berpesan agar semangat patriotisme ini terus dilestarikan lewat nyanyian yang sarat nilai kebangsaan.
Dikesempatan itu, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE turut mengapresiasi kegiatan pagelaran pentas seni pelajar di malam kesenian dalam rangka memeriahkan HUT ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Selain untuk menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan pelajar, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah. Bahkan, UMKM di sekitar lokasi acara ikut merasakan dampak positif dengan ramainya pengunjung,” tuturnya.

Keseruan acara semakin hidup berkat kepiawaian pembawa acara Waya dan Adam, yang memandu jalannya perlombaan dengan canda segar dan interaksi hangat bersama penonton. Sorak-sorai dukungan dari guru, orang tua, dan teman-teman sekolah membuat lomba ini terasa seperti pesta rakyat mini di Belakang Padang.
Gelaran ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bukan sekadar slogan, melainkan bisa dihidupkan kembali melalui suara, nada, dan kebersamaan.
Berikut daftar peserta lomba beserta lagu yang dibawakan, nomor urut penampilan, dan jumlah peserta bersama guru pembimbing:
- SDN 002 Belakang Padang – Indonesia Pusaka – Urut 1 – 10 orang
- MTs Negeri 2 Batam – Indonesia Pusaka – Urut 2 – 10 orang
- SDN 016 Belakang Padang – Indonesia Pusaka – Urut 3 – 10 orang
- SMP Negeri 1 Batam – Bangun Pemudi Pemuda – Urut 4 – 10 orang
- SMP Negeri 2 Batam – Maju Tak Gentar – Urut 5 – 10 orang
- SDN 001 Belakang Padang – Maju Tak Gentar – Urut 6 – 10 orang
- SDN 004 Belakang Padang – Bangun Pemudi Pemuda – Urut 7 – 10 orang
- SDN 003 Belakang Padang – Bangun Pemudi Pemuda – Urut 8 – 10 orang
- SMA Negeri 2 Batam – Bangun Pemudi Pemuda – Urut 9 – 10 orang
Selain penampilan peserta lomba, suasana makin semarak dengan atraksi Pop YeYe Anak-Anak yang melibatkan 6 peserta. Gerakan lincah dan kreativitas anak-anak berhasil memancing senyum dan tepuk tangan penonton.
Pagelaran yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan ini turut mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak yang peduli terhadap pelestarian nilai-nilai kebangsaan melalui musik.
Sejumlah sponsor memberikan kontribusi nyata demi terselenggaranya acara ini, di antaranya Haji Hasyim, Sari Dwi Mulyawati, Haji Laode Salman dari Pulau Terong, Jumari, serta dukungan media online dari posmetrobatam.co.id
Kehadiran para sponsor ini tidak hanya membantu dari sisi pendanaan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para peserta untuk tampil maksimal di atas panggung.
Dengan dukungan ini, Lomba Lagu Nasional di Belakang Padang bukan hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga momentum mempererat rasa persatuan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.





