Belakang Padang | Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Pelabuhan Kuning, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, pada Jumat (22/8/2025) saat Yayasan Puak Melayu Maharatu menggelar kegiatan bhakti sosial berbagi 100 karung beras berukuran 5 kilogram untuk masyarakat Melayu di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dari Plt Lurah Tanjung Sari, Nurasikin. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian yayasan Puak Melayu Maharatu yang hadir membawa manfaat nyata bagi warga.
“Alhamdulillah, kita sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan bhakti sosial yang diselenggarakan oleh Yayasan Puak Melayu Maharatu. Semoga program berbagi di Jumat berkah ini mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT,” ungkap Nurasikin.
Sementara itu, Ratu Tanaya Ahmad, yang merupakan Founder Yayasan Puak Melayu Maharatu sekaligus bagian dari Kesultanan Kadriyah Pontianak, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya digelar di Kepulauan Riau, namun juga di berbagai daerah lain dengan sasaran utama masyarakat Melayu.
“Harapannya, bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi masyarakat Belakang Padang. Kami berdoa semoga ke depannya Yayasan Puak Melayu Maharatu dapat kembali hadir dengan memberikan bantuan yang lebih besar lagi untuk warga di sini,” ujarnya.
Dalam penyalurannya, yayasan menggandeng masyarakat setempat. Rawiyah, salah seorang warga yang dipercaya untuk membagikan beras, menyebut bahwa bantuan ini difokuskan untuk para janda serta masyarakat kurang mampu.
“Beras sebanyak 5 kilogram disalurkan merata ke 20 RT di Kelurahan Tanjung Sari. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ucapnya.
Kehadiran Yayasan Puak Melayu Maharatu dalam kegiatan berbagi ini menjadi bukti nyata semangat solidaritas dan kepedulian sosial yang berakar dari budaya Melayu. Masyarakat pun berharap kegiatan serupa bisa terus berkesinambungan sehingga manfaatnya semakin luas.





