Belakang Padang | Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi perdana berjalan di SMP Negeri 1 Batam, Rabu (24/9). Sebanyak 385 siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 menjadi penerima manfaat program yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini.
Koordinator MBG SMP Negeri 1 Batam, Dewi Septyana, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan program yang langsung menyentuh para siswa. Menurutnya, MBG tidak hanya memberikan asupan sehat dan bergizi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian negara terhadap generasi muda di dunia pendidikan.
“Alhamdulillah, siswa-siswa kami sangat antusias menerima program ini. Semoga dengan adanya MBG, kebutuhan gizi anak-anak kita bisa terpenuhi dengan baik, sehingga mereka tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi,” ungkap Dewi.
Untuk menu perdana, para siswa menikmati nasi putih hangat, ayam crispy dengan tumisan bawang bombay, oseng tempe kecap, sayur tumis sawi dan wortel, serta buah anggur segar. Hidangan ini disajikan dalam wadah higienis dengan komposisi gizi seimbang, menghadirkan kombinasi karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serat, dan vitamin.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Batam, Sri Rahayu, menekankan pentingnya kualitas dalam penyajian program. Ia berharap MBG tidak hanya berjalan secara rutin, tetapi juga memperhatikan cita rasa dan ketepatan pengantaran.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang luar biasa ini. Harapan kami, program MBG senantiasa menjaga kualitas makanan, nilai rasa, serta kedisiplinan dalam penyajiannya, agar benar-benar bermanfaat bagi anak-anak didik kami,” pesan Sri Rahayu.
Program MBG ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Kehadirannya di SMP Negeri 1 Batam diharapkan mampu menjadi pendorong semangat belajar, meningkatkan kesehatan siswa, sekaligus meringankan beban orang tua dalam menyiapkan bekal harian.
Dengan pelaksanaan perdana yang berjalan lancar, MBG di SMP Negeri 1 Batam di Kecamatan Belakang Padang menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat hingga daerah dalam memastikan akses gizi yang merata bagi pelajar, termasuk di wilayah perbatasan Kecamatan Belakang Padang.





