Terjadi Lagi ! 9 Siswa SDN 010 Parit Lapis Karimun Tumbang Usai Santap Menu MBG, Enam Masih Dirawat

Karimun | Suasana belajar di SDN 010 Parit Lapis, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, mendadak heboh pada Jumat siang (26/9). Sebanyak sembilan murid tiba-tiba jatuh sakit usai menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengalami mual, muntah, sakit perut hingga sesak napas, sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Meral untuk mendapat perawatan medis.

Dari sembilan murid yang terdampak, enam di antaranya masih dirawat intensif. Para siswa yang sakit mayoritas berasal dari kelas 2 dan kelas 6.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya saat jam belajar, beberapa anak mengeluh mual dan sakit perut. Tapi belum bisa dipastikan apakah karena menu MBG atau jajanan lain yang mereka beli di luar,” jelas Kepala Sekolah SDN 010 Parit Lapis, Yuliana.

Yuliana menegaskan, insiden ini baru pertama kali terjadi sejak program MBG bergulir di sekolahnya. “Sebelumnya program berjalan lancar, tidak pernah ada masalah. Kami berharap ke depan kualitasnya bisa lebih ditingkatkan,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator MBG SDN 010 Parit Lapis, Widi, juga membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut kasus bermula ketika satu siswa mengeluh sakit perut, lalu disusul beberapa siswa lain dengan gejala serupa. “Belum diketahui pasti apakah dari MBG atau dari jajanan yang dikonsumsi siswa,” ujarnya.

Seperti diketahui adapun menu makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disantap terdiri dari roti burger, sayur wortel, kol, mayones, chicken katsu, tahu goreng dan semangka.

Kasus ini menambah daftar kejadian serupa di Karimun. Sebelumnya, belasan siswa SMP Negeri 2 Karimun juga sempat tumbang dengan gejala sama setelah menyantap menu MBG dan dirawat di Puskesmas Balai.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti sakit yang menimpa para siswa. Pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan apakah insiden ini memang akibat keracunan makanan MBG atau faktor lain.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *