Karimun | Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan penumpang kapal cepat Karunia Jaya yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (8/3) pagi.
Korban diketahui bernama Suwandi alias Ationg (42). Jasadnya ditemukan terapung di perairan belakang Pulau Merak, sekitar 4,5 mil laut (NM) dari lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Nugraha Adhe Chandra, mengatakan setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun untuk penanganan lebih lanjut.
“Korban langsung dievakuasi menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun,” ujar Adhe dalam keterangannya, Minggu (8/3) siang.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban berada di dek atas kapal cepat Karunia Jaya bersama delapan rekannya pada Kamis (5/3) sekitar pukul 00.15 WIB. Saat itu kapal baru saja berangkat dari Pulau Parit dalam kondisi cuaca gerimis.
Diduga saat hendak masuk kembali ke dalam kapal, korban terpeleset hingga terjatuh ke laut.
Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang berjarak sekitar 3,51 mil laut dari lokasi kejadian. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban.
“Korban baru ditemukan pada operasi pencarian hari keempat,” ungkap Adhe.
Adhe menambahkan, keberhasilan menemukan korban tidak lepas dari kerja sama berbagai unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan. Tim yang ikut serta dalam pencarian antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Lanal Pulau Buru, Satpolairud Polres Tanjung Balai Karimun, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP, agen kapal Karunia Jaya, serta bantuan dari nelayan setempat.
Sinergi seluruh unsur tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban, sekaligus menutup operasi pencarian yang telah berlangsung selama empat hari.
Pewarta : Maradona Agusti





