Batam | Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, mengapresiasi langkah nyata Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wawako Batam Li Claudia yang dinilai benar-benar berpihak kepada masyarakat, terutama melalui program kesehatan gratis dan pemberian insentif bagi RT, RW, LPM, serta Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an (BMQG).

Hal itu disampaikan Syamsurijal usai menghadiri kegiatan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama Ketua RT, RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Belakang Padang, Kamis (23/10/2025) di Gedung Nasional Belakang Padang.
“Alhamdulillah, pemberian insentif untuk RT, RW, LPM, dan BMQG berjalan lancar. Harapan kami ke depan, semua pihak semakin memahami arti perhatian dari pemerintah. Kita lihat sekarang, Wali Kota Amsakar betul-betul memperhatikan masyarakatnya dengan memberikan tunjangan dan insentif yang langsung menyentuh ke lapisan bawah,” ujar Syamsurijal.
Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga dorongan moral agar perangkat masyarakat di tingkat bawah terus semangat berperan aktif dalam pembangunan.
Lebih lanjut, Syamsurijal menyoroti program pengobatan gratis yang dijalankan Pemerintah Kota Batam melalui Perwako Nomor 32 Tahun 2025. Ia menegaskan, implementasi program tersebut di wilayah Belakang Padang berjalan dengan baik tanpa ada keluhan berarti dari masyarakat.
“Alhamdulillah, selama beberapa bulan ini program pengobatan gratis berjalan baik dan lancar. Masyarakat tidak ada yang merasa dirugikan ataupun terbengkalai dengan kebijakan ini. Justru mereka merasa terbantu, karena layanan kesehatan kini semakin mudah diakses,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Belakang Padang mendukung penuh kebijakan Wali Kota Amsakar dalam mewujudkan pelayanan publik yang humanis dan inklusif.
“Kami di Puskesmas Belakang Padang siap mendukung penuh program Pak Wali Kota. Langkah beliau sangat tepat menghadirkan kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Syamsurijal juga berharap agar sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus terjaga demi memperkuat pelayanan publik di pulau terluar Batam itu.
“Semoga perhatian seperti ini terus berlanjut, agar masyarakat Belakang Padang semakin merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di bidang kesehatan,” tutupnya.





