Belakang Padang | Pagi di Belakang Padang terasa lebih semarak dari biasanya. Di setiap sudut sekolah, aroma nasi liwet yang baru matang tercium lembut, seolah menyapa para pelajar yang datang dengan senyum cerah. Inilah hari yang mereka nantikan program Menu Bergizi (MBG) kembali hadir, membawa kehangatan dan semangat baru bagi anak-anak pulau.
Menu MBG hari ini sederhana namun menggugah selera: nasi liwet gurih, telur ceplok sayur, tahu pong kecap yang lembut, lalapan timun segar, dan buah jeruk manis sebagai penutup. Satu per satu anak duduk rapi, menatap nampan logam berisi makanan bergizi itu dengan mata berbinar. Bagi mereka, sepiring nasi liwet bukan sekadar sarapan melainkan bentuk perhatian dan kasih yang menumbuhkan semangat belajar setiap hari.
Tawa kecil terdengar di antara mereka, berpadu dengan obrolan ringan dan aroma masakan yang masih mengepul. Ada rasa syukur yang tulus di balik setiap suapan nasi, ada kebahagiaan sederhana yang tumbuh dari kepedulian bersama. Program MBG bukan hanya memberi makan, tetapi juga menanamkan nilai penting bahwa tubuh yang sehat dan pikiran yang segar adalah kunci untuk menjemput masa depan yang lebih baik.
Meski berada di wilayah kepulauan, semangat anak-anak Belakang Padang untuk terus belajar tak pernah padam. Mereka menikmati makanan bergizi ini dengan penuh rasa syukur, lalu kembali ke kelas dengan wajah ceria dan energi baru.
Pagi ini, nasi liwet bukan sekadar menu makan siang. Ia menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian. Dari piring logam sederhana di sekolah-sekolah pulau, lahirlah semangat besar untuk terus tumbuh, belajar, dan bermimpi.





