Tim Reaksi Cepat Pemko Batam Amankan Badut dan Pengemis di Jalanan, Rudi : Untuk Dibina

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan

Batam | Pemerintah Kota Batam melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) terus menunjukkan komitmen dalam menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, sekaligus estetika kota, khususnya di kawasan jalur hijau. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan penjangkauan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dilaksanakan pada Jumat (16/1/2026) di sejumlah titik strategis Kota Batam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin Pemko Batam yang bertujuan menciptakan lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Tim Reaksi Cepat melakukan penyisiran di sepanjang kawasan jalur hijau. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas menjangkau dua orang PMKS, masing-masing seorang pemeran badut jalanan dan seorang pengemis lanjut usia,” ujar Rudi.

Menurutnya, langkah yang diambil tidak semata-mata berorientasi pada penertiban, melainkan mengedepankan pendekatan humanis dan kepedulian sosial. Setelah dilakukan pendataan awal, kedua individu tersebut selanjutnya dibawa ke UPTD Nilam Suri, Kecamatan Nongsa, untuk mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta penanganan lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rudi menegaskan bahwa Pemko Batam berupaya agar penanganan persoalan sosial dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya menyelesaikan persoalan di permukaan, tetapi juga menyentuh akar permasalahan yang dihadapi PMKS.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif mendukung upaya pemerintah dengan tidak memberikan uang atau bantuan secara langsung di jalanan maupun kawasan jalur hijau.

“Kami mengajak masyarakat menyalurkan kepedulian sosial melalui lembaga resmi yang telah disediakan pemerintah. Dengan demikian, penanganan masalah sosial dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *