Kolaborasi Dua Kampung di Belakang Padang, Jemaah Masjid Al-Adam dan Surau Abdullah Peringati Isra Mi’raj 1447 H

penceramah Ustadz Refaldi Azuardi An-Nuri

Batam | Semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah tercermin dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar secara kolaboratif oleh Jemaah Masjid Al-Adam dan Surau Abdullah. Kegiatan keagamaan ini merupakan hasil sinergi masyarakat Kampung Tanjung dan Kampung Kebun Tempang, Kecamatan Belakang Padang.

Acara peringatan Isra Mi’raj tersebut dilaksanakan pada Rabu malam, 28 Januari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna setempat, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Ratusan jamaah dari dua kampung tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

Dengan mengusung tema “Cahaya Isra Mi’raj Menyinari Hati yang Redup, Mengingatkan Kita Bahwa Pertolongan Allah SWT Selalu Dekat Bagi yang Bersujud”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya dalam meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Refaldi Azuardi An-Nuri, Pimpinan Majelis Ilmu Fiqih Isabilussyabab, yang dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk menjadikan shalat sebagai fondasi utama dalam kehidupan serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT di tengah tantangan zaman.

Lurah Tanjung Sari, M. Yamin saat memberi sambutan di acara isra’ mi’raj warga Kebun Tempang, Rabu (28/1) malam.

Lurah Tanjung Sari, M. Yamin, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan masyarakat dua kampung dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan secara bersama-sama.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kolaborasi antar kampung mampu melahirkan kegiatan positif yang mempererat persaudaraan. Pemerintah kelurahan sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat,” ujar M. Yamin.

Sementara itu, panitia pelaksana Isra Mi’raj, Izhar, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Kampung Tanjung dan Kampung Kebun Tempang menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Belakang Padang.

“Peringatan Isra Mi’raj ini kami rancang sebagai acara gabungan agar silaturahmi antarjamaah semakin erat. Alhamdulillah, dukungan masyarakat sangat luar biasa, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara,” ungkap Izhar.

Ia berharap kegiatan keagamaan bersama seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mempererat persatuan antarwarga.

Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan kampung, persatuan umat, serta kemajuan wilayah Belakang Padang ke depan. (m. yusuf suhaili)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *