Batam | Komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung syiar Al-Qur’an serta pembinaan generasi Qur’ani kembali ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIV Tingkat Kecamatan Belakang Padang Tahun 2026, Minggu (8/2/2026) malam.
Agenda penutupan yang digelar di Gedung Indra Sakti tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, serta kafilah peserta dari berbagai kelurahan turut hadir menyemarakkan penutupan ajang keagamaan tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana, dewan hakim, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan MTQH ke-XXXIV Kecamatan Belakang Padang. Menurutnya, MTQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk menanamkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQH adalah momentum untuk memperkuat kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Yang terpenting bukan semata-mata soal meraih juara, tetapi bagaimana nilai-nilai Qur’ani benar-benar hidup dalam keluarga dan lingkungan masyarakat,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, MTQH memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar tumbuh dengan karakter religius, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus pembangunan daerah yang berlandaskan nilai keimanan.
“Melalui MTQH, kita berharap lahir generasi Batam yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Inilah fondasi utama dalam mewujudkan kota yang madani,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kota Batam selama 11 bulan 18 hari masa kepemimpinannya. Ia menyebut, berbagai program prioritas telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari bantuan bagi lanjut usia, pembagian seragam sekolah gratis, layanan pengobatan gratis, beasiswa pendidikan, hingga dukungan permodalan bagi pelaku UMKM dengan nilai mencapai Rp20 juta.
Dari sisi makro, Amsakar mengungkapkan bahwa kinerja perekonomian Batam menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 6,89 persen, meningkat dibandingkan sebelumnya di angka 6,6 persen. Sementara realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Di sisi lain, angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Batam saat ini berada di jalur yang tepat,” ujarnya.
Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemenuhan layanan dasar, khususnya persoalan sampah, banjir, dan ketersediaan air bersih. Ia menilai, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan secara instan karena berkaitan erat dengan pertumbuhan penduduk, meningkatnya aktivitas perkotaan, serta keterbatasan infrastruktur.
Untuk itu, Pemerintah Kota Batam terus memfokuskan langkah pada perbaikan sistem pengelolaan lingkungan dan peningkatan layanan publik secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi pembenahan tata kelola persampahan, normalisasi drainase guna mengurangi titik banjir, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam penanganan persoalan air bersih di sejumlah wilayah.
Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat Batam untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh kebersamaan.
“Menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba, saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Batam memohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kesehatan serta kesempatan untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan MTQH tersebut menjadi wujud konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam mendukung kegiatan keagamaan di seluruh wilayah, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Pewarta : Maradona Agusti Editor : Zaki Foto : M. Yusuf Suhaili Sumber : Diskominfo Batam





